×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tarian

Provinsi

Jawa Tengah

Asal Daerah

Surakarta

Tari Wireng Solo

Tanggal 23 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Tari Wireng merupakan tarian tradisional Jawa yang banyak ditemui selain jenis bedhayan dan srimpen. Ciri khasnya mengisahkan prajurit yang tengah menempa diri, bisa berpasangan atau tunggal. Namun, ada pula jenis wireng yang memiliki filosofi perang batin, seperti panji anem dan panji sepuh, di mana gerakannya lebih abstrak dan simbolis, bukan visualisasi saling pukul atau tangkis.

Asal-usul

Menurut Empu Tari Wahyu Santosa Prabowo, kata "wireng" berasal dari "wira ing" atau "wira aeng", yang berarti "prajurit yang sedang berlatih". Ini selaras dengan isi tarian yang banyak mengisahkan para prajurit yang sedang olah perang.

Gerak & Struktur

Secara umum, Tari Wireng menampilkan dua prajurit bersenjata anggar dan tameng yang berlatih perang dengan saling pukul dan saling tangkis. Kedua prajurit digambarkan sama saktinya sehingga tidak ada yang menang atau kalah. Namun, pada jenis Tari Wireng tertentu seperti panji anem dan panji sepuh, perang yang dikisahkan adalah perang batin, sehingga konstruksi geraknya tidak ada visualisasi saling pukul atau tangkis, melainkan gerakan-gerakan simbol yang lebih abstrak.

Iringan/Musik

  • Gamelan
  • Karawitan

Fungsi & Makna

Tari Wireng pada umumnya berfungsi untuk mengisahkan prajurit yang sedang olah perang atau menempa diri. Namun, tarian ini juga memiliki makna filosofis yang lebih dalam, seperti pada jenis panji anem dan panji sepuh, yang melambangkan perang batin manusia dalam mengendalikan hawa nafsunya. Hal ini menunjukkan kekayaan penafsiran dalam budaya Jawa, di mana "perang" tidak hanya berarti adu fisik tetapi juga perjuangan batin.

Jumlah Penari

Tarian ini bisa ditarikan oleh dua orang penari (prajurit) atau secara tunggal.

Sumber: https://imnews.id/2020/11/28/arti-tari-wireng-gaya-surakarta-bukan-sekadar-simbol-olah-kaprajuritan

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Nisan Gada

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Senjata dan Alat Perang

Deskripsi Nisan gada adalah temuan tinggalan sejarah berupa batu nisan kuno di Desa Dadap, Indramayu. Nisan ini memiliki bentuk silindris atau menye...

Baju Jas Tutu'

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Pakaian Tradisional

Deskripsi Baju adat untuk laki-laki ini dikenal sebagai baju jas tutu'. Bentuknya mirip dengan jas pada umumnya, berwarna hitam, berlengan panja...

Tradisi Perhitu...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Ritual

Deskripsi Tradisi perhitungan weton di Desa Pagojengan merupakan praktik budaya yang memiliki keterkaitan dengan konsep matematika. Tradisi ini menj...

Maena Ma'owai S...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Lagu Maena Ma'owai Sa Ami Da Ma'owai Ami (MSA/DMA) adalah lagu maena yang sangat populer di masyarakat Nias dan sering dibawakan d...

Misteri Gunung...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Deskripsi Misteri Gunung Lawu mencakup berbagai cerita mistis dan folklor yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat di perbatasan Ja...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...