×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tarian

Provinsi

Sulawesi Selatan

Asal Daerah

Kab Pangkajene dan Kepulauan

Tarian Bissu

Tanggal 02 May 2020 oleh Widra .

Tarian bissu atau biasa disebut ‘ma’bissu’ ini merupakan tarian tradisional yang asli berasal dari Pangkep. Tarian ini dapat dilihat di kecamatan Segeri yang masih merupakan wilayah kabupaten Pangkep. Satu hal yang khas dari tarian ini adalah dimana para bissu menari seperti orang kesurupan sambil menusuk-nusuk tubuh mereka. Ma’bissu ini dilakukan sebagai tanda penghormatan tehadap dewata (tuhan) dimana dimulai dengan puang matoa memulai menari seperti sedang kerasukan diikuti oleh puang lolo. Dalam melaksanakan ma’bissu diperlukan peralatan seperti bassi baranga, lae-lae, teddung arajang, bendera arajang, alameng, alisu, paccoda, oiye, kancing, anak baccing, Pui-pui, gendang, dan gong.

Pa’bissu, suatu budaya yang kini masih dipegang erat oleh sekelompok masyarakat Bissu untuk menghormati leluhur. Tarian ini, sangat menakjubkan karena dengan menggunakan sebilah keris dan menancapkannya di batang leher. Dengan tarian dan musik yang khas, tarian itu menjadi sajian yang mengandung nilai budaya yang kental. Pa’bissu ini juga banyak dipergunakan masyarakat petani pada awal mengolah lahannya. Mabbisu ini biasanya diperagakan oleh 6 orang Bissu utama yang dipimpin oleh ketua Bissu di daerah itu. Keenam Bissu tersebut berdandan seperti layaknya perempuan dengan pakaian berwarna keemasan dan badik di pinggang. Setelah itu, dengan diiringi tabuhan gendang yang berirama khas, mereka melantunkan alunan mantra mitis dengan bahasa To Rilangi (bahasa kuno orang Bugis) sambil menari memutari Arajangnge, yaitu benda yang dikeramatkan dan diyakini sebagai tempat ruh leluhur beristihat. Di depan Arajangnge itu telah disiapkan berbagai sesaji dari kue-kue tradisional Bugis, buah-buahan, ayam serta kepala kerbau dan sapi sebagai persembahan kepada leluhur mereka.

koleksi foto: kompasiana.com
koleksi foto: youtube.com

DISKUSI


TERBARU


Kidung Lakbok

Oleh Henripurwanto | 01 May 2026.
Naskah Kuno

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini...

HUDON TANO (Per...

Oleh Hokker | 26 Apr 2026.
Alat Masak

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 193...

Benda Magis Mas...

Oleh Hokker | 26 Apr 2026.
Benda Magis Ilmu Putih

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dar...

ILMU TAMBA TUA

Oleh Hokker | 26 Apr 2026.
Ilmu Putih (Elmo Kuno Batak Toba)

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Translite...

Tulisan Tangan...

Oleh Hokker | 26 Apr 2026.
Aksara Batak Toba

Surat Tulisan Tangan Ompu i Pendeta Dr I.L. Nommensen tahun 1871 dengan Aksara Batak Toba dan Bahasa Batak Toba Klasik (na robi). Nommensen, Aposte...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dala...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend...

Ukiran Gorga Si...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai penjaga rum...