×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tradisi

Provinsi

Nusa Tenggara Barat

Tradisi Sumpah MPISI, MAKA, MIHU di Bima NTB

Tanggal 18 Aug 2026 oleh Aji_permana . Revisi 2 oleh Aji_permana pada 19 Aug 2026.

MAKA dan MIHU merupakan tradisi sumpah kesetiaan yang menjadi bagian penting dari tata pemerintahan Kesultanan Bima tempo dulu.

MAKA adalah ikrar kesetiaan para prajurit, hulubalang, panglima, dan pejabat militer untuk menjaga keamanan, kedaulatan, serta kehormatan negeri. Tradisi ini menanamkan nilai keberanian, pengorbanan, disiplin, dan loyalitas kepada Dou Labo Dana (rakyat dan negeri).

MIHU adalah ikrar kesetiaan para pejabat sipil, pemangku adat, dan aparatur pemerintahan untuk menjalankan amanah dengan jujur, adil, dan bertanggung jawab. Tradisi ini menegaskan bahwa jabatan adalah pengabdian demi kesejahteraan rakyat dan kemajuan negeri.

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda, namun saling melengkapi. MAKA membentuk karakter kesatria penjaga kedaulatan negeri, sedangkan MIHU membentuk karakter pemimpin dan aparatur yang menjaga amanah, ketertiban pemerintahan serta kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bagian dari warisan budaya Bima, tradisi ini mengajarkan bahwa kehormatan, kesetiaan, pengabdian, dan tanggung jawab merupakan fondasi utama dalam menjaga negara dan melayani rakyat.

Selain itu dikenal pula MPISI, yaitu ikrar sumpah kesetiaan yang diucapkan seorang anak laki-laki (kurang lebih sekitar umur 10 tahun) saat menjalani upacara kedewasaan Compo Sampari, sebagai simbol memasuki masa kedewasaan dan kesiapan mulai memikul tanggung jawab untuk berkontribusi untuk Dou Labo Dana di bidang yang akan digelutinya masing-masing.

DISKUSI


TERBARU


Lagu Selayang P...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Lagu Tradisional

Lagu Melayu yang bertajuk Selayang Pandang sangat tersohor tidak hanya di Indonesia namun di Malaysia dan Singapura merupakan ciptaan komposer tanah...

Hidangan Ketupa...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Ketupat

Selain bahan bakunya yang unik, Ketupat Kopau khususnya di Desa Okura juga dihidangkan dengan makanan pendamping yang unik pula. Ketupat dimakan deng...

Anyaman Ketupat...

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Anyaman Ketupat

Berbeda dari ketupat pada umumnya yang menggunakan daun kelapa, masyarakat Melayu Riau memiliki kearifan lokal unik berupa tradisi menganyam ketupat...

Tari Vaganza

Oleh Djatipratama | 23 Aug 2026.
Tari Vaganza

Tari Vaganza adalah sebuah pertunjukan tarian selamat datang yang berasal dari Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kata 'Vaganza' bermaksud pertunjukan be...

Situs Payak

Oleh Kyas1 | 20 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Situs Payak adalah salah satu lokasi wisata sejarah blusukan di Jogja yang belum banyak dikenal. Bentuknya menyerupai candi pendek dengan...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...