|
|
|
|
|
Tyarka adalah salah satu nyanyian adat masyarakat di Kepulauan Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku. Nyanyian ini bersifat sakral dan magis, tidak bisa dinyanyikan sembarang orang. Masyarakat setempat meyakini bahwa tyarka sudah ada sejak zaman leluhur dan diwariskan secara turun-temurun. Pada tahun 2014, Tyarka ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda nasional oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Syair tyarka menggunakan bahasa tua, yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai bahasa tanah, bahasa asli, atau bahasa leluhur. Bahasa ini bersifat sakral dan diyakini memiliki daya magis, sehingga hanya digunakan dalam acara adat. Menurut Mariana Lewier (2016), kosakata dalam syair tyarka harus merupakan gabungan dari beberapa bahasa tua dari Kepulauan Babar, atau bisa juga diambil dari pulau-pulau sekitar. Namun, saat ini tidak banyak lagi orang yang mampu berbahasa tua dan menggubah tyarka sesuai aturan pluralitas bahasa tua.
Tyarka disenandungkan secara perorangan tanpa iringan alat musik.
Tyarka dibawakan dalam acara ritual adat Babar, seperti penyambutan tamu, penyelesaian konflik, dan perkawinan adat. Nyanyian ini memiliki posisi sangat penting sebagai nyanyian adat tertinggi dan nyanyian kebesaran adat. Tyarka selalu dinyanyikan pada awal rangkaian upacara atau prosesi adat, menandakan sebagai pembuka jalan atau pengukuhan pelaksanaan suatu peristiwa adat.
Tyarka berasal dari masyarakat Kepulauan Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku.
Struktur dan komposisi tyarka memiliki pola perulangan baku dalam pluralitas bahasa tua di Kepulauan Babar. Pluralitas bahasa tua yang digunakan dan dapat dipahami oleh masyarakat adat Maluku Barat Daya menunjukkan harmoni kehidupan yang saling berterima.
Sumber: https://1001indonesia.net/tyarka-nyanyian-adat-masyarakat-kepulauan-babar, https://ejournal.brin.go.id/jmi/article/download/8312/6362/22443
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |