×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Ritual

Provinsi

Jawa Tengah

Adat Suronan

Tanggal 09 Aug 2018 oleh Ak8dwndru .

            Indonesia adalah negara yang memiliki beraneka macam budaya pada daerah daerahnya. Di Jawa khususnya Jawa Tengah ada suatu adat yang disebut suronan. Suronan adalah acara yang dilakukan masyarakat untuk memperingati bulan Sura dalam kalender Jawa. Masyarakat sekitar biasanya memperingatinya pada tanggal 2 Sura menurut kalender Jawa Modern (saat ini). Jika menurut kalender Jawa Lama, seharusnya diperingati setiap tanggal 1 Sura, namun karena tanggalan sudah berganti ke Jawa Modern maka diperingati setiap tanggal 2 Suro ( Kalender Jawa Modern dan Jawa Kuno selisih satu hari)
 
                  Adat Suronan ini dilakukan dengan memakai pakaian adat jawa yaitu beskap, blangkon, jarik, selop, stagen, sabuk, dan keris. Dalam peringatan ini, masyarakat biasanya melakukan acara nyekar (ziarah) ke makam leluhur dan mendoakan para leluhur leluhurnya agar diterima di sisi-Nya. Setelah melakukan nyekar, dilanjutkan adat sungkeman yaitu acara meminta maaf atas dosa yang diperbuat kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Sungkeman dilakukan urut dimana orang yang dituakan yang disungkemi pertama kemudian diurutkan sesuai umur dan statusnya dalam keluarga (Ayah, ibu, om, tante dsb). Acara kemudian dilanjutkan dengan mirunggan atau berbicara,berdiskusi dab sekedar bercanda bersama. Pada acara mirunggan juga disediakan makanan dan minuman yang dimakan disela sela berbicara dan berdiskusi (makan bersama). Setelah acara Nyekar, sungkem dan mirunggan selesai, pada hari hari berikutnya akan diikuti dengan laku prihatin. Laku prihatin yaitu berpuasa dan menahan emosi serta hawa nafsu untuk menjernihkan pikiran kita.
 
         Inti dari adat ini untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan sesama kita, menjaga tali persaudaraan, serta membersihkan hati dan pikiran kita dari nafsu dunia. Namun sayang, adat ini sudah jarang dilihat di era modernisasi, hanya dibeberapa desa atau daerah tertentu yang masih melestarikannya.
 
#OSKMITB2018

DISKUSI


TERBARU


Kerang Batik

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kerang Batik adalah jenis kerang bercangkang yang memiliki motif batik berwarna coklat kehijauan. Kerang ini diminati karena rasanya yang...

Kue Rasidah

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kue Rasidah merupakan salah satu kudapan khas Melayu Deli di Kota Medan. Kue ini memiliki tempat istimewa dalam budaya Melayu. Asal/Sejar...

Lontong Medan

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Perayaan Idulfitri di Medan terasa belum lengkap tanpa kehadiran lontong Medan. Hidangan khas ini hampir selalu tersaji di meja makan saat...

Kue Bohong

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kue Bohong adalah kuliner legendaris khas Medan yang memiliki nama unik namun rasanya tidak bisa membohongi lidah. Jajanan ini dikenal kar...

Si Pahit Lidah...

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Cerita Rakyat

Deskripsi Kisah Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat adalah salah satu legenda paling populer di Sumatera Selatan. Cerita ini bukan hanya dongeng pengan...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...