×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Senjata Tradisional

Elemen Budaya

Senjata dan Alat Perang

Provinsi

Kepulauan Riau

Asal Daerah

Tanjung Pinang

Badik Tumbuk Lado Tanjung Pinang

Tanggal 16 Apr 2014 oleh Roby Darisandi.

Badik Tumbuk Lado merupakan senjata tradisional yang berasal dari Kepulauan Riau. Badik sendiri merupakan sebutan untuk senjata tradisional yang dikenal di kalangan masyarakat bugis dan beberapa daerah di Sumatera. Sedangkan, Tumbuk Lada atau Tumbuk Lado (Riau) adalah senjata tradisional masyarakat Melayu dan masyarakat Semenanjung Melayu. Tak heran jika Badik Tumbuk Lado memiliki kemiripan dengan senjata dari daerah di semenanjung melayu lainnya bahkan dengan negara tetangga Malaysia. Kepulauan Riau ditinggali oleh berbagai ras dan etnis. Akan tetapi, mayoritas penduduk asli adalah bangsa melayu. Oleh karena itu, kebudayaan dari daerah Riau ini banyak memiliki kesamaan dengan wilayah yang berpenduduk asli melayu lainnya.
 
Badik Tumbuk Lado adalah sejenis senjata tikam berukuran 27 sampai 29cm dan lebarnya sekitar 3.5 sampai 4cm. senjata ini tidak hanya dipakai oleh masyarakat Jambi, dan juga memiliki kesamaan dengan badik Bugis hanya berbeda dalam bentuk dan motif sarung badiknya saja. Tidak hanya di dalam negeri, Malaysia juga memiliki senjata tardisional yang sama, baik secara nama dan bentuk. Hal ini tidak terlepas dari latar belakang masyarakat melayu yang tersebar di indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam dan sepanjang semenanjung Melayu. Sama halnya dengan keris, badik juga merupakan salah satu identitas yang mencirikan bangsa Melayu.
 
Tidak diketahui kapan pastinya awal mula Badik Tumbuk Lado digunakan sebagai senjata oleh orang Melayu. Akan tetapi, sejak dulu orang Melayu terutama masyarakat Melayu kepulauan Riau menggunakan Badik Tumbuk Lado untuk berburu dan mempertahankan diri dari serangan musuh. Selain itu, Badik Tumbuk Lado juga mempunyai fungsi estetis yakni badik biasanya digunakan sebagai pelengkap baju adat pria Melayu terutama saat pesta pernikahan. Bukan hanya berfungsi sebagai pelengkap baju adat saja, badik tumbuk lado juga menyimbolkan keperkasaan dan kegagahan seorang pria. Sebetulnya, filosofi Badik Tumbuk Lado tidak jauh berbeda dengan keris jika keris seringkali disebutkan sebagai symbol pemersatu bangsa Melayu. Badik pun begitu, karena pada hakikatnya senjata dibuat sebagai alat yang memudahkan manusia juga sebagai lambang keberanian bukan sebagai simbol permusuhan.
 
Sampai saat ini Badik Tumbuk Lado masih digunakan oleh masyarakat kepulauan Riau untuk melakukan kerja produksi seperti bercocok tanam atau berburu. Beberapa adat setempat juga masih mempertahankan badik sebagai pelengkap busana adat pria. Hanya saja, saat ini badik sudah tidak lagi sebagai senjata tajam yang berfungsi dalam perkelahian. Kini, masyarakat melayu sudah memfungsikan Badik untuk fungsi-fungsi lain. Selain karena sekarang sudah banyak senjata yang lebih modern, Badik Tumbuk Lado juga dianggap sudah tidak praktis lagi menjadi barang bawaan.

DISKUSI


TERBARU


Candi Pulau Saw...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Candi Pulau Sawah adalah sebuah kompleks percandian yang terletak di Dharmasraya, Sumatera Barat, di bagian hulu Sungai Batang Hari. Kompl...

Lubang Jepang D...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Lubang Jepang di Gunung Pangilun adalah salah satu bukti peninggalan bangunan pertahanan masa pendudukan Jepang di perbukitan atau pedalam...

Benteng Van Der...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Benteng Van der Capellen adalah benteng peninggalan Belanda yang berlokasi di Kampung baru Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Batusangk...

Rumah Tjong A F...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Rumah Tjong A Fie adalah bangunan dua lantai dengan 35 kamar yang dibangun pada tahun 1895 di area seluas 8000 meter persegi. Bangunan ini...

Rumah Ijuk Siba...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Rumah Ijuk Sibanggor adalah rumah-rumah adat beratap ijuk yang menjadi tempat tinggal warga di lereng kaki gunung Sorik Marapi, Desa Siban...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...