|
|
|
|
|
|
Tari Nan Di Nanti Tanggal 24 Sep 2026 oleh Kyas1 . |
Tari Nan Di Nanti adalah interpretasi artistik dari tradisi Mananti Marapulai, bagian dari adat pernikahan masyarakat Minangkabau. Tarian ini menggabungkan elemen tradisional dengan estetika kontemporer, menonjolkan dinamika kesabaran, harapan, dan keagungan adat melalui gerakan yang lemah gemulai dan penuh makna. Tarian ini berfungsi sebagai medium untuk merepresentasikan kekayaan budaya Minangkabau melalui gerak, kostum, dan tata rias yang mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal.
Prosesi Mananti Marapulai menggambarkan momen penantian keluarga pengantin wanita terhadap kedatangan pengantin pria, yang sarat dengan simbol-simbol budaya dan adat istiadat. Tari Nan Di Nanti berusaha melestarikan dan memperkenalkan tradisi lokal ini kepada khalayak yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sumber: https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Bercadik/article/view/4868
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |