×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Upacara Adat

Provinsi

Jawa Tengah

Asal Daerah

Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten

Kirab Budaya Syukuran Banyu Desa Pluneng

Tanggal 14 Aug 2018 oleh OSKM18_16618084_Hafidh Setiawan.

     Pluneng merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Di Pluneng terdapat empat sumber mata air yang diberi nama Umbul Tirto Mulyono atau Umbul Gedhe, Umbul Tirto Mulyani, Umbul Dawe, dan Belik Sawahan Ngemplak. Umbul Tirto Mulyono biasa juga disebut Umbul Lanang yang artinya laki-laki. Dahulu, hanya ada satu Umbul, yaitu Umbul Tirto Mulyono yang digunakan laki-laki serta perempuan untuk berenang. Namun, atas perintah Sunan Pakubuwono X, para perempuan kemudian dipisahkan untuk berenang di Umbul Tirto Mulyani.  Untuk sejarahnya sendiri, memang belum diketahui secara lengkap asal usul umbul ini.

    Kirab Budaya Syukuran Banyu Pluneng ini diawali dengan para warga yang berbondong-bondong menyerahkan tumpeng dan hasil bumi di Balai Desa Pluneng. Para warga berjajar, sementara anak-anak menggunakan kostum dan pakaian adat Jawa. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan arak-arakan hasil bumi dan tumpeng oleh para warga menuju Umbul Tirto Mulyani. Arak-arakan ini dimulai dengan menyanyikan lagu-lagu jawa yang liriknya menggambarkan rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan airnya dan hasil panen yang bagus di Desa Pluneng. Sementara anak-anak bersama-sama memainkan alat musik. Di Umbul Tirto Mulyani mereka mengambil air untuk dimasukkan ke dalam guci. Air ini biasanya akan disiram saat pagelaran wayang semalam suntuk. Selanjutnya, arak-arakan gunungan berlanjut ke Umbul Tirto Mulyono.

     Di Umbul Tirto Mulyono inilah acara puncak terjadi. Ada empat orang yang menggunakan kain jarik masuk ke dalam air. Mereka menepakkan tangannya dengan air secara berirama, sehingga musik yang dihasilkan akan menyerupai suara gamelan dan terdengar sangat indah. Mereka melakukan ciblon dan menyanyikan lagu-lagu jawa yang ceria dan menunjukkan suka cita. Permainan air inilah yang disebut ciblon. Dalam bahasa jawa, ciblon sendiri memiliki arti permainan anak-anak saat saat mandi di sungai atau pemandian dengan cara menepak-nepakkan tangan pada permukaan air.

     Selanjutnya, ada sepasang perempuan dan laki-laki yang menari di atas gethek. Gethek sendiri merupakan rakit kecil dari bambu yang biasanya digunakan untuk menyeberang sungai. Mereka melakukan tarian gethek dari arah selatan menuju ke utara Umbul Tirto Mulyono. Anak-anak kecil berenang bersama dan mendorong gethek itu menuju utara. Sepasang penari itu merupakan simbol dari Umbul Tirto Mulyono yang diwakilkan dengan laki-laki, dan Umbul Tirto Mulyani yang diwakilkan dengan perempuan. Penari laki-laki disebut Ki Tirto Mulyono, sementara penari perempuan disebut Nyai Tirto Mulyani. Acara ini kemudian dilanjutkan dengan perebutan gunungan oleh para warga serta makan bersama.

#OSKM2018

DISKUSI


TERBARU


Lagu Banjar

Oleh Kyas1 | 15 Sep 2026.
Musik dan Lagu

Jenis-jenis Lagu Banjar Terdapat tiga jenis utama lagu Banjar yang berkembang berdasarkan wilayah geografisnya, yaitu lagu Rantauan, Pandahan, dan P...

Rumah Adat Banj...

Oleh Kyas1 | 15 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Rumah Adat Banjar Gajah Baliku adalah salah satu dari dua rumah adat Banjar legendaris yang terletak di Teluk Selong, kurang lebih 3,2 kil...

Gonjong Rumah G...

Oleh Kyas1 | 15 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Apa Itu Gonjong Rumah Gadang? Gonjong adalah bagian paling khas dari Rumah Gadang, rumah adat masyarakat Minangkabau. Ini merujuk pada ujung atap ya...

Taman Putroe Ph...

Oleh Kyas1 | 15 Sep 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Taman Putroe Phang terletak di dekat Masjid Baiturrahman dan berseberangan dengan Kerkhof di Jl. Merapi no.37, Sukaramai, Kec. Baiturrahma...

Arca Kuwera/jam...

Oleh Kyas1 | 15 Sep 2026.
Naskah Kuno dan Prasasti

Deskripsi Arca yang diduga menggambarkan Dewa Kekayaan, yakni Kuwera atau Jambhala, ditemukan di Gua Songobranti. Kondisinya tidak utuh; bagian kepa...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...