×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Kuliner

Elemen Budaya

Makanan Minuman

Asal Daerah

Desa Penglipuran, Bangli

Loloh Cemcem, Jamu Khas Desa Adat Penglipuran

Tanggal 05 Aug 2018 oleh OSKM_16818157_maria virginia.

Indonesia kaya akan keanekaragaman budaya, alam flora fauna, dan keunikan seni yang tidak dimiliki negara lain. Bahkan Indonesia kaya akan pemandangannya yang indah dengan hutan, gunung, pantai, dan tempat wisata lainnya.

Tidak hanya itu, Indonesia masih mempertahankan kehidupan adat istiadat nenek moyang. Bali merupakan pulau yang masih menjalankan ritual-ritual walaupun sudah menjadi kota modern. Hal inilah yang membuat kota Bali dipilih menjadi kota favorit untuk liburan oleh para wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

Kehidupan di Bali masih terikat dengan kehidupan desa. Desa Adat Penglipuran menjadi tempat wisata yang paling diminati karena kebersihannya. Desa ini terletak di Banjar Penglipuran, Kecamatan Bangli, kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Masyarakat di desa tersebut mayoritas beragama Hindu dan masih menyimpan budaya asli Bali.

Jika Anda mengunjungi Desa Adat Penglipuran, jangan lupa mencoba minuman khas desa ini, yaitu Loloh Cemcem. Apa itu Loloh Cemcem?

Loloh cemcem adalah salah satu jenis jamu di Bali, berwarna hijau, dan memiliki enam rasa yang menjadi satu sehingga rasa minuman ini hampir mirip seperti nano-nano, asem, manis, pedas, asin, segar, dan dingin.

Loloh cemcem dibuat dengan bahan utama daun cemcem atau seringkali disebut daun pohon kedondong yang tidak pernah berbuah. Menurut kepercayaan orang Bali, daun cemcem dapat menurunkan suhu tubuh yang panas.

Apa khasiat jamu loloh cemcem? Loloh cemcem mampu menurunkan tekanan darah, melancarkan pencernaan, dan menyegarkan tubuh.

Cara membuat jamu loloh cemcem cukup mudah. Siapkan beberapa daun cemcem, lalu ditumbuk hingga halus. Campurkan dengan air. Lalu campurkan dengan gula aren atau gula merah, cabai, garam, asam, dan kayu manis. Setelah itu, hasil tumbukan tersebut disaring. Tambahkan sedikit irisan kelapa muda dan es batu agar lebih segar.

OSKMITB2018

DISKUSI


TERBARU


Tari Nan Di Nan...

Oleh Kyas1 | 24 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Nan Di Nanti adalah interpretasi artistik dari tradisi Mananti Marapulai, bagian dari adat pernikahan masyarakat Minangkabau. Tarian...

Anyaman Lamahol...

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Naskah Kuno dan Prasasti

Deskripsi Anyaman Lamaholot adalah kerajinan tangan tradisional yang menggunakan daun lontar sebagai bahan utama. Kerajinan ini merupakan bagian dar...

Keuneunong

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Keuneunong adalah kearifan lokal masyarakat Aceh untuk memprediksi cuaca dengan mengamati tanda-tanda alam. Sistem penanggalan ini digunak...

Aturan Adat Hut...

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Aturan adat juga berlaku terhadap hutan. Dayak Pitap memiliki hutan keramat yang tidak boleh diganggu karena dipercaya menjadi tempat lelu...

Tradisi Berlada...

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Bagi masyarakat Dayak Pitap di Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan, berladang bukan sekadar cara mendapatkan makanan. Kegiatan ini meru...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...