|
|
|
|
|
|
Mapega Tanggal 25 Dec 2018 oleh Roro . |
Kreativitas pembuatan senjata tradisional Ukaa dan Mapegaa digolongkan dalam seni rupah. Imanjinasi orang Mee dengan penuh inspirasi membuat macam-macam busur dan panah, sudah di kenal leluhur Mee, busur dan anak panah merupakan senjata tradisional bagi orang Mee dan beberapa suku ditanah Papua. Senjata tradisional Ukaa dan Mapegaa tetap dipakai terus oleh masyarakat Mee.Dan juga senjata tradisional pun tidak akan pernah hilang tetap eksis dalam internal maupun eksternal. Sebelum adanya pengaruh dari luar, perang antara marga bukanlah hal baru,karena sejantra tradisional diakui sebagi budaya orang Mee dan beberapa suku ditanah Papua. Senjata tradisional Ukaa dan Mapegaa di buat oleh orang Mee itu sendiri melalui talenta atau bakat yang di berikan oleh Mee Pooyame kepada orang Mee untuk membuat senjata tradisonal.Pengalaman penulis bahan untuk pembuatan senjata tradisional busur dan panah. Sepertinya, busur dapat dibuat dari beberapa kayu diantanya; Kepopa, Obeigi Tedega, Botee, pudii. Busur dalam bahasa Mee Ukaa dan panah disebut Mapegaa. Sedangkan Mapega dibuat dari jenis bambu dan kayu sepertinya Pudi,Tedega,Amoo,Nagi,Toomo disiapkan juga seperti yomi, Idaa dan alat pembuatan pisau/parang/kapak dalam bahasa Mee (Weekapo/tokomaniya bugi duai/maumi) dan sebagainya. Cara membuatnya akan disesuaikan bahannya yang disiapkan oleh pembuatan Uka dan Mapegaa sesuai dengan konsepnya. Misalnya, Jenis pembuatan bambu (tomo) yang diruncin tajam, disebut (Dogiyai/Bukaa),kayu besi yang diukir, meliputi (Kago-kago,tii), sedangkan berbuat dari kayu bercabang lalu didesain secara rapih menjadi rata disebut (tokopa/pugitoo). Setelah itu, (taka) bisa dibuat dari kayu/bambu pada bagian ujung ida jenis bambu (buka/tomo,piya) yang dirungcing akan diikat rapat dengan rotan (Pita/demi) supaya tetap kuat. Akhirnya setelah idaa dan ukiran kayu tadi jadi dalam idaa sedangkan di bagaian ujung panah harus di ikat dengan anggrek (bitu), stelah itu, bambu (Ida) yang diikat itu gosok dengan (Yomi) supaya kuat. Kegunaan dari masing-masing Ukaa dan Mapegaa pun sangat berbeda-beda,yakni ada panah yang digunakan saat membunuh babi, berburuh, perang, emaida dan dibawah pada saat biasa /mengadakan perjalanan jauh dan sama pula juga dengan busur. Disni penulis menyatakan bahwa bagaimana gaya penembahkanya kena pada sasaranya teknisi ini kembali pada penggunan senjata tradisional Ukaa dan Mapegaa. Sumber : http://kabarmapegaa.blogspot.com/2016/03/senjata-tradisional-papua-memang-diakui.html?m=1
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |