×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tradisi

Elemen Budaya

Seni Pertunjukan

Provinsi

Nusa Tenggara Barat

Presean

Tanggal 10 Sep 2015 oleh Oase .

Bunyi gamelan khas Lombok menjadi pembuka sebuah tradisi yang telah berumur ratusan tahun ini. Para lelaki berkumpul di sebuah lapangan untuk menguji nyali mereka. Inilah presean, tradisi yang menjadi simbol kejantanan kaum lelaki di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Awal mula presean terjadi saat para prajurit meluapkan kegembiraannya setelah bertempur di medan perang. Presean juga dilakukan Suku Sasak (suku asli Lombok) untuk meminta hujan pada bulan tujuh kalender Sasak. Namun, seiring berjalannya waktu, presean menjadi pertunjukan yang hadir untuk mengisi perayaan kesenian dan kebudayaan di wilayah Lombok.

Pertunjukan seni ini sarat dengan unsur kekerasan. Dua lelaki (yang disebut pepadu) beradu keterampilan bertarung di arena yang telah disediakan. Dengan tongkat rotan (pejalin) sebagai senjata dan ende yang terbuat dari kulit kerbau sebagai tameng, mereka saling pukul untuk mengalahkan lawannya. 

Dengan dipimpin pakembar sedi (wasit di bagian pinggir lapangan) dan pakembar tengaq (wasit di bagian tengah), presean dilakukan dengan cara yang adil dan jujur. 

Pertarungan yang dilakukan dalam 5 ronde dengan durasi 3 menit tiap ronde ini menawarkan aksi yang mendebarkan. Besatan rotan dan cara berkelahi yang tersaji mampu membuat jantung semua orang yang menyaksikan berdegup kencang. Pukulan yang dihasilkan bisa membuat pepadu mengalami luka di bagian badan, bahkan bisa membuat luka bocor di kepala. Jika sudah begitu, presean akan dihentikan dan diganti dengan pepadu lainnya.

Pakembar sedi memiliki tugas memilih penonton yang akan melakukan pertarungan presean. Penonton yang dipilih dari pinggir lapangan bisa menolak ajakan ataupun bersedia untuk melakukan presean. Jika sudah ada dua pepadu yang dipilih, wasit akan memukul ende dengan rotan – tanda pertarungan siap dimulai.

Sebelum bertanding, pepadu mengenakan kain khas Lombok yang diikatkan di kepala dan di pinggang. Dengan arahan pakembar sedi, pepadu akan diberikan instruksi dan doa untuk melancarkan jalannya presean. Bebunyian musik yang terdiri dari dua buah gendang, satu buah petuk, rencek, gong, dan suling mengiringi pepadu saat melakukan presean. Pukulan, tangkisan, dan sebatan menjadi tontonan yang sangat menghibur sekaligus mengerikan. 

Namun, di balik unsur kekerasan yang ditampilkan, presean memiliki pesan damai. Setiap pepadu dituntut memiliki jiwa yang berani, rendah hati, dan tidak dendam. Selesai bertarung, pepadu akan saling berpelukan.

 

 

Sumber: http://www.indonesiakaya.com/kanal/detail/menguji-keberanian-lewat-presean-di-lombok

DISKUSI


TERBARU


Sulukan Wayang...

Oleh Kyas1 | 08 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Penelitian ini bertujuan untuk mencari penjelasan tentang ragam sulukan wayang kulit purwa gaya Yogyakarta versi Timbul Hadi Prayitno, Had...

Musik Liturgi I...

Oleh Kyas1 | 08 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Musik liturgi inkulturatif adalah praktik penggunaan musik yang menggabungkan unsur-unsur budaya lokal dalam perayaan liturgi Katolik. Di...

Kereta Singo Ba...

Oleh Kyas1 | 08 Oct 2026.
Alat Musik

Deskripsi Kereta Singo Barong merupakan salah satu objek seni yang tersimpan di Museum Kasepuhan Cirebon. Objek ini mengalami perubahan makna seirin...

Prasasti Kakuru...

Oleh Kyas1 | 07 Oct 2026.
Naskah Kuno dan Prasasti

Deskripsi Fisik Prasasti Kakurugan adalah sebuah tulisan Jawa Kuno. Isi/Kandungan Prasasti ini membahas tentang peran pendekar pada masa Pemerinta...

Gulai Kuning Ik...

Oleh Kyas1 | 07 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Gulai kuning ikan patin adalah hidangan kuliner Nusantara yang terkenal dengan aroma gurih kuah kaya rempah. Hidangan ini memadukan daging...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...