×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Ritual

Provinsi

Jawa Barat

Sawer Pangantén

Tanggal 05 Aug 2018 oleh OSKM18_16018001_Amanda Clara Dwi Putri.

Sawér pangantén merupakan salah satu rangkaian acara dari upacara adat pernikahan dalam budaya Sunda atau yang disebut dengan mapag pangantén. Sawér secara entimologi berasal dari bahasa Sunda asli. Secara harfiah berasal dari kata awér yang berarti berhamburan, karena sawér sendiri merupakan kegiatan melempar barang-barang seperti beras, kunyit, bunga roma, permen dan uang.

Sawér pangantén dilaksanakan di tempat yang disebut panyawéran yang berarti tempat turunnya air hujan. Makna dari sawér yaitu harus sailing berbagi dengan sesama ketika memiliki rezeki yang lebih.

Kegiatan sawér dimulai dengan memayungi pengantin dengan payung agung yang memiliki makna bahwa hidup ini berada di bawah naungan yang Maha Agung, yaitu Allah SWT. Lalu setelah itu, juru sawér (pemimpin sawér) melagukan syair yang disebut dengan rumpaka sawér. Rumpaka sawér ini sendiri berisi nilai-nilai moral kehidupan rumah tangga yang bisa dijadikan bekal untuk pengantin. Setelah juru sawér selesai melagukan syair, maka barang-barang yang telah disediakan tadi dilemparkan ke arah pengantin malu diikuti boleh orang tua pengantin hingga habis.

Barang-barang yang dilemparkan memiliki makna filosofis sebagai berikut:

  1. Beras memiliki makna kesejahteraan
  2. Kunyit memiliki makna emas yang berarti kemuliaan rumah tangga
  3. Bunga aroma memiliki makna harapan agar nama pengantin bisa wangi seperti bunga aroma
  4. Permen bermakna bahwa kehidupan rumah tangga harus berjalan manis
  5. Uang memiliki makan tentang kekayaan dan juga harus senantiasa mencari rezeki

 

#OSKMITB2018

DISKUSI


TERBARU


Tari Nan Di Nan...

Oleh Kyas1 | 24 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Nan Di Nanti adalah interpretasi artistik dari tradisi Mananti Marapulai, bagian dari adat pernikahan masyarakat Minangkabau. Tarian...

Anyaman Lamahol...

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Naskah Kuno dan Prasasti

Deskripsi Anyaman Lamaholot adalah kerajinan tangan tradisional yang menggunakan daun lontar sebagai bahan utama. Kerajinan ini merupakan bagian dar...

Keuneunong

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Keuneunong adalah kearifan lokal masyarakat Aceh untuk memprediksi cuaca dengan mengamati tanda-tanda alam. Sistem penanggalan ini digunak...

Aturan Adat Hut...

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Aturan adat juga berlaku terhadap hutan. Dayak Pitap memiliki hutan keramat yang tidak boleh diganggu karena dipercaya menjadi tempat lelu...

Tradisi Berlada...

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Bagi masyarakat Dayak Pitap di Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan, berladang bukan sekadar cara mendapatkan makanan. Kegiatan ini meru...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...