×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Ritual

Provinsi

Jawa Tengah

Asal Daerah

Surakarta

Kirab Gunungan Sekaten Solo

Tanggal 09 Aug 2018 oleh Oskm18_16518078_nursektiwaskithajati .

Kirab Gunungan Sekaten Solo

Sekaten merupakan salah satu tradisi yang dilakukan untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad saw pada tanggal 12 rabiul awal tahun hijriah. Tradisi ini diadakan di 2 tempat di Indonesia ini, yakni di Solo dan Yogyakarta. Prosesi tradisinya pun juga hampir sama, hanya terdapat sedikit properti dan urutan prosesi yang berbeda. Namun, pada dasarnya tujuannya sama, yaitu menyambut Maulid Nabi Muhammad saw. Untuk sekaten di Solo biasanya acara tersebut diselenggarakan di alun-alun Solo. Uniknya acara tersebut diakhiri dengan suatu prosesi kirab yang dinamakan kirab gunungan.

Bagi orang awam, khususnya warga Solo, ketika mendengar kata "sekaten" maka pasti terbesit di pikiran mereka dibukanya pasar malam selama kurang lebih 1 bulan. Tidak hanya banyak pedagang-pedagang makanan di sana, melainkan juga terdapat wahana-wahana bermain seperti layaknya pasar malam pada umumnya. Beberapa wahana pun tetap berfungsi walaupun saat siang hari, walaupun tidak semuanya.

Menjelang hari-H Maulid Nabi Muhammad saw, mulai dibunyikannya gamelan yang sebelumnya telah dipindahkan ke Masjid Agung. Acara yang diperkenalkan pertama kali oleh Sunan Kalijaga ini diakhiri dengan acara puncak, yaitu kirab gunungan dari Keraton Surakarta. Kirab tersebut melalui rute tertentu yang sudah ditentukan sejak dulu. Tidak lupa doa-doa dipanjatkan sebelum kirab dimulai. Tentunya antusias warga sangat besar terhadap acara puncak ini. Tidak jarang orang-orang berebut untuk mendapatkan isi gunungan karena dianggap membawa berkah dari Allah swt. Aksi tersebut sebagai pencitraan bahwa dalam hidup, manusia harus berani bersaing dengan yang lain agar mampu mencapai suatu tujuan tertentu. Semua acara ini bertujuan untuk menarik perhatian warga sekitar sekaligus digunakan sebagai dakwah penyebaran islam. Unsur budaya seni yang masih melekat kuat pada acara tersebut tanpa menghilangkan suasana islam membuat islam mampu diterima baik di masyarakat sejak zaman dahulu.

DISKUSI


TERBARU


Kerang Batik

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kerang Batik adalah jenis kerang bercangkang yang memiliki motif batik berwarna coklat kehijauan. Kerang ini diminati karena rasanya yang...

Kue Rasidah

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kue Rasidah merupakan salah satu kudapan khas Melayu Deli di Kota Medan. Kue ini memiliki tempat istimewa dalam budaya Melayu. Asal/Sejar...

Lontong Medan

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Perayaan Idulfitri di Medan terasa belum lengkap tanpa kehadiran lontong Medan. Hidangan khas ini hampir selalu tersaji di meja makan saat...

Kue Bohong

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kue Bohong adalah kuliner legendaris khas Medan yang memiliki nama unik namun rasanya tidak bisa membohongi lidah. Jajanan ini dikenal kar...

Si Pahit Lidah...

Oleh Kyas1 | 21 Sep 2026.
Cerita Rakyat

Deskripsi Kisah Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat adalah salah satu legenda paling populer di Sumatera Selatan. Cerita ini bukan hanya dongeng pengan...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...