×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tarian

Provinsi

Jawa Timur

Tari Tembakau Lahbako

Tanggal 05 Aug 2018 oleh OSKM_16418131_[Petra] Adinda Tanaya Wiyadi.

DEFINISI TARI LAHBAKO

Tari Lahbako adalah tarian tradisional yang menggambarkan kehidupan para petani tembakau di Jember, Jawa Timur. TariLahbako berasal dari dua kata Lah yang artinya mengolah dan Bako yang artinya tembakau. Tarian ini dipentaskan oleh beberapa penari perempuan dengan gerakan yang menggambarkan aktivitas para petani saat melakukan proses penanaman dan pemanenan tembakau di ladang atau kebun tembakau. Tari Lahbako ini merupakan salah satu kesenian tradisional yang terkenal di Jawa Timur dan menjadi salah satu ikon kota Jember mengingat Kabupaten Jember adalah salah satu penghasil tembakau terbaik dan terbesar di Indonesia.

SEJARAH TARI LAHBAKO

Tari Lahbako diciptakan pada awal tahun 1980-an yang diprakarsai oleh Bupati Jember saat itu. Tujuan awal tarian ini diciptakan adalah sebagai apresiasi terhadap kaum perempuan yang mempunyai jasa besar terhadap perkembangan industri tembakau di Jember karena aktivitas penanaman tembakau di Jember lebih banyak dilakukan oleh kaum perempuan. Tetapi, di jaman sekarang, tari Lahbako lebih mengutamakan nilai estetika sehingga lebih menonjol sebagai fungsi hiburan, sedangkan fungsi apresiasi terhadap kaum perempuan kurang menonjol. 

MUSIK PENGIRING TARI LAHBAKO

Dalam pelaksanaannya, tari Lahbako diiringi oleh musik patrol. Musik patrol adalah musik khas tradisional Jember yang dibuat dari bambu seperti kentongan. Musik patrol tersebut dimainkan secara teratur sehingga menghasilkan irama yang indah dan enak untuk didengar. Suara ini cenderung memiliki perasaan gembira, lugas, dan semangat. Untuk informasi, musik patrol adalah musik yang sangat menonjol di Kabupaten Jember. Di Kabupaten Jember, sering diadakan berbagai macam festival patrol dengan hadiah yang cukup besar.

RANGKAIAN GERAKAN DALAM TARI LAHBAKO

Dalam pertunjukan tari Lahbako, biasanya dilakukan oleh 4-8 orang penari wanita yang menari dengan gerakan yang menggambarkan aktivitas mereka diladang. Dalam pertunjukannya, dimulai dengan gerakan yang menggambarkan perjalanan dari rumah menuju kebun tembakau. Kemudian dilanjutkan dengan gerakan yang menggambarkan proses pemetikan daun tembakau. Dalam gerakan ini, para penari menari dengan gerakan seperti sedang memetik daun dan memasukan kedalam keranjang dengan gerakan yang indah. Setelah itu dilanjutkan dengan berjalan ke gudang dengan membawa keranjang tembakau tadi. Setelah sampai ke gudang, dilanjutkan dengan gerakan yang menggambarkan sedang menjemur daun tembakau hingga kering. Lalu, dilanjutkan dengan gerakan menata daun tembakau dan pengemasan. Semua penggambaran tersebut ditampilkan dengan gerakan yang lemah gemulai dan penuh makna. Gerakan dalam tarian ini lebih mengacu dengan gerakan yang lembut dan lugas sehingga selaras dengan musik pengiringnya. 

KOSTUM DAN TATA RIAS TARI LAHBAKO

Dasar dari kostum tari Lahbako adalah menggambarkan pakaian para wanita saat mengolah tembakau di ladang atau kebunnya. Pada bagian kepala penari menggunakan Sanggul Cemol, yaitu jenis sanggul yang memanjang keatas. Selain itu berbagai aksesoris juga melengkapi kostum tari Lahbako, seperti bendera kecil, anting-anting, dan hiasan lain berbentuk daun tembakau. Untuk baju yang digunakan, biasanya menggunakan baju kebaya. Kemudian pada bagian bawah menggunakan kain panjang atau sarung dan celemek atau tatakan yang biasa digunakan para petani untuk mengukur daun yang akan dipetik. Selain kostum, penari dirias dengan tata rias khas Madura yang disesuaikan dengan warna kostum yang akan digunakan.

PERKEMBANGAN TARI LAHBAKO DI TAHUN 2018

Sampai tahun 2018 ini, tari Lahbako masih tetap menjadi ikon ternama kota Jember. Tarian ini sering ditampilkan saat acara resmi kabupaten, penyambutan tamu undangan, festival budaya, bahkan di acara pentas seni sekolahan pun ada. Waktu saya SD, saya sempat tergabung dalam kelompok tari sekolah yang menampilkan tari Lahbako ini. Banyak sanggar seni dan kelompok tari sekolah yang mengajarkan tari ini. Diharapkan dengan berbagai cara yang sudah dilakukan, tari Lahbako tetap eksis sebagai ikon Kabupaten Jember dan dapat diperkenalkan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Referensi : http://www.negerikuindonesia.com/2015/08/tari-lahbako-tarian-tradisional-dari.html

#OSKMITB2018

 

DISKUSI


TERBARU


Tari Nan Di Nan...

Oleh Kyas1 | 24 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Nan Di Nanti adalah interpretasi artistik dari tradisi Mananti Marapulai, bagian dari adat pernikahan masyarakat Minangkabau. Tarian...

Anyaman Lamahol...

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Naskah Kuno dan Prasasti

Deskripsi Anyaman Lamaholot adalah kerajinan tangan tradisional yang menggunakan daun lontar sebagai bahan utama. Kerajinan ini merupakan bagian dar...

Keuneunong

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Keuneunong adalah kearifan lokal masyarakat Aceh untuk memprediksi cuaca dengan mengamati tanda-tanda alam. Sistem penanggalan ini digunak...

Aturan Adat Hut...

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Aturan adat juga berlaku terhadap hutan. Dayak Pitap memiliki hutan keramat yang tidak boleh diganggu karena dipercaya menjadi tempat lelu...

Tradisi Berlada...

Oleh Kyas1 | 23 Sep 2026.
Ritual

Deskripsi Bagi masyarakat Dayak Pitap di Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan, berladang bukan sekadar cara mendapatkan makanan. Kegiatan ini meru...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...