|
|
|
|
|
|
Teh Talua Tanggal 10 Sep 2015 oleh Oase . |
Pernahkah terlintas dibenak Anda, menikmati campuran teh dan telur? Mungkin terdengar sedikit aneh, tetapi di Sumatera Barat Anda dapat menemukannya sebagai salah satu minuman populer. Masyarakat Minangkabau menyebutnya teh telur atau teh talua. Teh ini dapat dengan mudah kita temukan di banyak warung makan di Sumatera Barat. Minuman ini bahkan telah ada di dalam kebudayaan masyarakat Minangkabau sejak ratusan tahun silam.
Minuman ini memiliki tekstur yang lembut dengan citarasa manis serta gurih yang khas. Sekilas, rasanya mirip dengan teh bercampur susu atau teh tarik tetapi terasa lebih berbuih.
Bagi Anda yang tidak tahan bau amis dari kuning telur tidak perlu khawatir, karena teh ini nyaris tidak terasa aroma dan rasa amis kuning telur yang menjadi bahan utamanya. Bahkan, tambahan kuning telur memberikan rasa gurih yang menambah kenikmatan dari teh yang disajikan. Kuning telur ini menjelma menjadi buih yang melayang di bagian atas cangkir atau gelas yang menjadi wadahnya.
Kunci kenikmatan minuman ini ada pada proses peracikannya yang khas. Meskipun demikian, tidak ada formulasi yang benar-benar baku untuk mendefinisikannya. Bisa dikatakan setiap peracik memiliki rahasia tersendiri untuk menghilangkan rasa amis yang dapat muncul dari telur. Pada akhirnya, eksperimen berulang kali dalam membuat teh ini yang mematangkan teknik dan kelihaian sang peracik teh talua.
Pertama, kuning telur dipisahkan dari putihnya, kemudian ditambahkan dua sendok gula dan air yang mendidih. Fungsi air panas adalah untuk menghilangkan rasa amis dari kuning telur. Selanjutnya, kuning telur dikocok hingga berbuih putih dan mengembang.
Setelah telur berubah menjadi buih, dituangkan rebusan daun teh mendidih hingga busa telur sedikit meluap. Untuk menambah kenikmatan rasanya, bisa juga ditambahkan susu kental manis.
Sedikit perasan jeruk nipis akan menambah mantap rasa dan menciptakan perpaduan unik rasa manis-gurih-asam yang mantap dinikmati perlahan-lahan. Perasan jeruk nipis juga berfungsi menghilangkan bau amis yang masih tersisa dan menambah citarasa dalam minuman ini.
Teh talua dipercaya berkhasiat membangkitkan tenaga dan memulihkan stamina. Karenanya, minuman ini paling tepat disajikan pada pagi hari, meskipun biasanya juga tersedia di kedai atau warung-warung di sepanjang hari.
Sumber: http://www.indonesiakaya.com/kanal/detail/teh-talua-sajian-nikmat-pemulih-stamina
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |