|
|
|
|
|
|
Telingaan Aru Tanggal 05 Aug 2018 oleh Oskm18_16818127_zahwa . |
Telingaan Aru adalah budaya dalam beberapa suku Dayak yang ada di Kalimantan Selatan. Sebenarnya apa sih Telingaan Aru itu? Telingaan Aru yakni tradisi memanjangkan telinga yang dilakukan beberapa suku Dayak. Tidak semua suku Dayak memiliki tradisi ini. Biasanya yang melakukan tradisi ini adalah suku yang lebih jauh di pedalaman. Tradisi ini dilakukan oleh wanita maupun pria suku Dayak. Beberapa suku memiliki peraturan tradisi yang berbeda.
Dalam sub suku Dayak asal nenek saya berada, bayi yang baru lahir ditindik, lalu dalam tindikan itu diberi pemberat berupa lingkaran gelang dari kayu. Semakin tua orang tersebut, semakin bertambah gelang kayu di tindikannya, sehingga daun telinga akan terus memanjang.
Seberapa panjangnya daun telinga bisa dilihat sebagai aspek kecantikan. Selain itu, jumlah gelang kayu di tindikan juga mengindikasikan umur orang tersebut. Dalam beberapa subsuku Dayak lain, Telingaan Aru juga bisa digunakan sebagai penanda status bangsawan. Biasanya yang memanjangkan daun telinga mereka hingga melewati bahu adalah para wanita. Kebanyakan subsuku Dayak hanya memanjangkan daun telinga pria hingga mencapai bahu.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |