×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Motif Kain

Elemen Budaya

Motif Kain

Batik Aceh

Tanggal 23 Sep 2026 oleh Kyas1 . Revisi 2 oleh Kyas1 pada 06 Oct 2026.

Sejarah dan Ciri Khas Batik Aceh

Sejarah batik Aceh tidak terlepas dari kedatangan pedagang dari pulau Jawa ke Aceh. Kehadiran mereka membawa pengaruh besar terhadap terciptanya batik Aceh. Pedagang Jawa membawa kain batik yang kemudian dimodifikasi oleh masyarakat Aceh sehingga terciptalah batik khas Aceh. Batik Aceh umumnya memiliki corak yang elegan dengan nuansa Islami yang kental.

  • Didominasi warna cerah seperti merah, kuning, hijau, dan merah muda.
  • Jarang sekali menggunakan motif binatang karena syariat Islam melarang menggambar makhluk hidup seperti hewan atau manusia di kain atau media lainnya.
  • Lebih banyak menggunakan gambar berbentuk lingkaran, sulur, dan garis pada sebagian besar motifnya

Motif Batik Aceh

Batik Aceh saat ini tersedia dalam berbagai macam motif, beberapa di antaranya adalah:

  • Motif Pintu Aceh: Motif ini memiliki gambar pintu dengan tinggi yang relatif rendah, terinspirasi dari pintu pada rumah adat Aceh yang rendah namun di baliknya memiliki ruangan luas. Motif ini melambangkan sifat orang Aceh yang tidak terlalu terbuka pada orang baru, namun bisa menganggap orang baru sebagai saudara jika sudah akrab, serta melambangkan sifat rendah hati dan lapang dada.
  • Motif Bungong Jeumpa: Motif ini memadukan gambar bungong jeumpa dengan warna hijau atau merah, menggambarkan indahnya bungong jeumpa dan alam di Aceh.
  • Motif Tolak Angin: Motif ini memiliki gambar ventilasi pada rumah adat Aceh yang berjumlah banyak, secara filosofis menggambarkan masyarakat Aceh bisa menerima perbedaan dari orang lain.
  • Motif Rencong: Menggunakan gambar rencong, senjata tradisional khas Aceh, dan diyakini merepresentasikan bacaan basmalah. Masyarakat Aceh sering menggunakan batik motif ini untuk ritual adat tertentu.
  • Motif Buah Delima: Menggunakan gambar buah delima yang dipadukan dengan beberapa warna menarik, dipilih karena buah tersebut disebut dalam Al-Qur’an sebagai salah satu buah di surga.
  • Bungong Kalimah: Motif batik Aceh yang kental akan nuansa religius, dengan adanya ayat suci Al-Qur’an pada bagian ujung kainnya. Batik ini biasanya digunakan pada acara keagamaan atau dijadikan kerudung perempuan karena mengandung ayat suci Al-Qur’an.

Sejarah Singkat

Meskipun tradisi membatik bukan asli masyarakat Aceh, kain batik telah digunakan di Aceh sejak ratusan tahun lalu, dimulai dengan kedatangan orang-orang dari Jawa. Setelah musibah tsunami, Batik Aceh gencar mendapat pembinaan dari pemerintah melalui Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), sehingga sentra pembuatan Batik Aceh didirikan di beberapa tempat seperti Banda Aceh dan Lhokseumawe. Pelatih dari Jawa didatangkan untuk melatih pengrajin batik lokal.

Motif & Makna

  • Motif Pintu Aceh: Menunjukkan ukuran tinggi pintu yang rendah pada rumah adat Aceh, melambangkan kepribadian orang Aceh yang tidak mudah terbuka dengan orang asing namun sangat baik bila sudah saling mengenal.
  • Motif Tolak Angin: Perlambang banyaknya ventilasi pada rumah adat Aceh, melambangkan masyarakat Aceh yang mudah menerima perbedaan satu sama lain.
  • Motif Bungong Jeumpa: Diambil dari bunga jeumpa (bunga kantil) yang banyak terdapat di Aceh dan bentuknya indah, bernuansa alam dan natural.
  • Motif Rencong: Diambil dari senjata khas Aceh yang populer. Masyarakat Aceh mempercayai bahwa bentuk rencong dapat mewakili simbol dari basmalah.
  • Motif Awan Meucanek
  • Motif Awan Berarak
  • Motif Gayo
  • Motif Pucok Reubong

Bahan & Teknik

Dahulu, pembuatan satu lembar kain batik bisa memakan waktu dua hingga tiga bulan. Namun, dengan adanya teknik membatik lain seperti cap, printing, painting, bahkan sablon, proses pembuatan batik dapat diselesaikan dalam dua hingga tiga hari. Kebanyakan Batik Aceh diproduksi menggunakan mesin pencetak batik (cap atau printing), bukan oleh tangan-tangan terampil pembatik Aceh.

Penggunaan

Masyarakat Aceh sering menggunakan motif-motif batik ini sebagai busana formal maupun non-formal. Busana batik Aceh disesuaikan dengan hukum syariat Islam; batik untuk perempuan biasanya didesain panjang dan longgar. Selain sebagai busana, batik Aceh juga diolah menjadi produk lain seperti mukena, topi, tas, dompet, dan aksesori. Pemerintah setempat menganjurkan pegawai pemerintahan untuk memakai batik Aceh saat bekerja sebagai upaya pelestarian.

Sumber: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2022/11/24/batik-aceh-sejarah-ciri-khas-dan-motif-motifnya, https://fitinline.com/article/read/batik-aceh

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

Batik Aceh — Motif Kain, Aceh · source

DISKUSI


TERBARU


Asimilasi Musik...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Benyamin Suaeb, atau Bang Ben, dikenal karena perannya dalam melestarikan musik tradisional gambang kromong dengan memadukannya bersama ge...

Hadro Betawi

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Hadro Betawi adalah salah satu kesenian Betawi yang lekat menghadirkan nuansa religi dan masih berkembang sampai sekarang. Dibandingkan de...

Durian Kasmur

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Durian Kasmur adalah varietas durian legendaris yang berasal dari Desa Pedawang, Pekalongan. Buah ini terkenal dengan dagingnya yang tebal...

Tari Yele Fulan...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Tarian

Asal-usul Tari Yele Fulang berasal dari Desa Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Tarian ini terinspirasi dari mitologi lokal tentang...

Legenda Asal Us...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Legenda ini bermula di sebuah desa bernama Ngasem. Diceritakan seorang perempuan bernama Endang Sawitri melahirkan seorang anak berwujud naga...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...