×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Ritual

Provinsi

Sumatera Barat

Asal Daerah

Minangkabau

Bundo Kanduang

Tanggal 27 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Bundo Kanduang adalah seorang tokoh wanita penting dalam tradisi lisan Minangkabau, yang dianggap sebagai leluhur raja-raja Minangkabau. Dalam perkembangannya, Bundo Kanduang atau Bunda Kandung menjadi istilah yang melambangkan ibu sejati dengan sifat-sifat keibuan dan kepemimpinan. Dalam adat Minangkabau, wanita memiliki kedudukan yang sangat mulia dan terhormat, di mana sistem kekerabatan matrilineal menempatkan ibu sebagai penentu suku anak. Wanita juga diutamakan dalam hal kepemilikan rumah dan pengelolaan sawah ladang karena dianggap pandai berhemat dan mengatur ekonomi. Dalam musyawarah adat, kaum wanita memiliki hak suara dan pendapat yang sama dengan laki-laki, bahkan pendapat mereka dapat menentukan kelancaran suatu pekerjaan atau peresmian gelar penghulu.

Sifat-Sifat yang Harus Dimiliki

Seorang ibu di Minangkabau, atau Bundo Kanduang, diharapkan memiliki sifat-sifat kepemimpinan dan keibuan sejati, karena ia menjadi teladan dan tempat bertanya bagi lingkungannya. Sifat-sifat ini mirip dengan pemimpin adat atau penghulu:

  • Mencerminkan sifat baik dalam berkata-kata, bertingkah laku, dan benar dalam perbuatan, menjauhi kedustaan dan menegakkan kebenaran.
  • Mendidik lingkungan dengan memberi contoh perbuatan yang jujur dalam perkataan dan tindakan.
  • Mampu membedakan yang benar dan salah, serta mengetahui untung rugi dalam mengambil keputusan dan melakukan pekerjaan. Ini memerlukan pengetahuan tentang agama, pendidikan, dan kewanitaan, serta adat dan situasi nagari.
  • Pandai berbicara dengan fasih dan enak didengar, yang penting untuk pendidikan di rumah tangga, keluarga, dan kaum, serta sebagai sarana bimbingan masyarakat.
  • Mempunyai rasa malu yang mencegah perbuatan melanggar adat dan hukum, menjadi benteng dari sifat dan perbuatan tercela.

Kewajiban Bundo Kanduang

Seorang ibu di Minangkabau memiliki kewajiban sebagai pemimpin dalam rumah tangga dan kaumnya, yang dirangkum dalam pepatah Minangkabau:

  • Menuruik alua nan lurui (Mengikuti aturan yang telah digariskan)
  • Manampuah jalan nan pasa (Melalui jalan yang biasa ditempuh)
  • Mamaliharo harato pusako (Memelihara/menjaga harta pusaka)
  • Mamaliharo anak dan kemenakan (Memelihara anak dan kemenakan)

Penjelasan Kewajiban

Kewajiban ini mencakup ketaatan terhadap aturan adat dan peraturan negeri yang disepakati, berlandaskan "alur dan patut" (sesuai adat dan agama). Bundo Kanduang juga bertanggung jawab memelihara harta pusaka (seperti sawah, ladang, dan tanah perkuburan) agar tidak habis atau beralih tangan, serta melarang kaum laki-laki menggadaikan atau menjualnya di luar ketentuan adat. Kewajiban paling utama adalah memelihara anak kandung dan kemenakan (anak-anak dari saudara perempuan suami), dengan merawat, membimbing, dan mendidik mereka agar berbuat baik dan menjauhi kemungkaran.

Sumber: https://bundokanduang.wordpress.com/2008/02/29/bundo-kanduang-ibu-sejati-menurut-adat-minangkabau

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Asal Mula Ikan...

Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Di Kampung Ulakpatian, hiduplah seorang nelayan tua bernama Ongak Robu yang tinggal sendiri di tepi Batang Rokan. Suatu hari, ia tidak mendap...

Tom-tom Bak

Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Permainan Tom-Tom Bak adalah permainan tradisional anak-anak Melayu Riau yang menantang pemain untuk tetap diam dan tidak tertawa selama p...

Asal Mula Nama...

Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Dahulu kala, Pulau Bengkalis, yang saat itu belum bernama demikian, dihuni oleh beberapa keluarga nelayan. Kehidupan di pulau itu sunyi, ruma...

Salawat Dulang

Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Kesenian Salawat Dulang merupakan salah satu kesenian tradisi yang bernuansa Islam. Pertunjukan ini dimainkan oleh tiga orang pemain. Seti...

Asal Mula Burun...

Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Dahulu kala, di tepi sungai kecil yang jernih, hiduplah sepasang suami istri yang sangat miskin bersama seorang anak laki-laki bernama Atan....

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...