|
|
|
|
|
|
Istano Rajo Daulat Yang Dipertuan Tuanku Bagindo Raja Adat Alam Surambi Sungai Pagu Balun Tanggal 06 Oct 2026 oleh Kyas1 . Revisi 9 oleh Kyas1 pada 06 Oct 2026. |
Istana Daulat Yang Dipertuan Tuanku Bagindo Raja Adat Alam Surambi Sungai Pagu, atau disingkat Istano Rajo Balun, merupakan salah satu kerajaan kecil di Ranah Minang yang menginduk kepada Kerajaan Pagaruyuang. Istana ini berfungsi sebagai istana Raja Adat yang mengurus persoalan adat dan hukum adat di Ranah Minangkabau. Saat ini, peran raja bersifat simbolik sebagai lambang dalam sistem adat tradisional masyarakat. Istana ini berada di Nagari Balun, di pinggir jalan raya Padang – Muaro Labuh.
Di dinding istana terdapat beberapa dokumen yang ditulis dalam bahasa Arab (atau Arab Melayu) dan beberapa foto raja berdaulat serta puti kerajaan.
Raja pertama Balun berasal dari pembesar Kerajaan Pagaruyung yang bermigrasi ke arah selatan Pagaruyuang. Istana Rajo Balun sempat dibakar oleh penjajah kolonial Belanda karena dianggap sebagai basis perjuangan rakyat melawan pemerintahan kompeni Belanda. Konon, istana ini dilindungi oleh penjaga tak kasat mata yang disebut 'inyiak' sehingga bisa diselamatkan.
Istana ini berada di Nagari Balun, di pinggir jalan raya Padang – Muaro Labuh, di sebelah kanan jalan dari arah Padang. Posisinya tidak jauh dari gerbang besar batas Nagari Balun, sekitar 100 meter dari gerbang tapal batas dari arah Padang/Solok. Berjarak sekitar 125 km dari Kota Padang atau Kota Solok.
Dalam sistem kekuasaan di Minangkabau, dikenal tiga jenis raja. Raja Adat mengurus soal adat dan hukum adat. Raja Ibadat mengurus soal hukum agama. Raja Alam mengatur kekuasaan atas wilayah hukum Minangkabau. Istana Rajo Balun ini adalah Istana Raja Adat. Meskipun sistem kerajaan di Indonesia sudah tidak ada, peran raja bersifat simbolik sebagai lambang dalam sistem adat tradisional masyarakat. Mereka masih memimpin secara adat, meskipun tidak lagi menjadi pemimpin secara administrasi negara.
Di dalam istana sedikit terlihat suasana seperti istana. Ada anjuang (anjungan), lantai yang lebih tinggi yang berada di kedua ujung rumah atau istana. Ruangan istana diberi meja rendah memanjang untuk para tamu adat makan bersama. Di dinding rumah terdapat beberapa dokumen istana yang ditulis dalam bahasa Arab (atau Arab Melayu?) dan beberapa foto raja yang berdaulat serta puti kerajaan.
Sumber: https://firstychrysant.wordpress.com/2019/09/27/istano-daulat-yang-dipertuan-tuanku-bagindo-raja-adat-alam-surambi-sungai-pagu, https://firstychrysant.wordpress.com/2019/09/27/istano-rajo-daulat-yang-dipertuan-tuanku-bagindo-raja-adat-alam-surambi-sungai-pagu-balun-sungai-solok-selatan
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |