|
|
|
|
|
|
Tutut Kuah Kuning Tanggal 06 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Tutut, atau keong sawah, adalah jenis siput air tawar yang banyak ditemukan di sawah-sawah atau perairan dangkal di Indonesia. Tutut telah menjadi makanan tradisional yang populer di beberapa daerah, terutama di Jawa Barat. Keong sawah biasanya dimasak menjadi Tutut Kuah Kuning dan masih menjadi bagian dari budaya kuliner masyarakat pedesaan yang sudah ada sejak lama. Tutut sejenis dengan bekicot, namun berukuran lebih kecil, hanya sebesar jempol tangan. Menurut LPPOM MUI, keong sawah halal untuk dikonsumsi.
Keong sawah biasanya dimasak menjadi Tutut Kuah Kuning, menggunakan bumbu-bumbu tradisional.
Tutut yang dimasak pakai bumbu kuning dimakan dengan cara disedot. Namun umumnya, keong sawah dimakan dengan menggunakan jarum pentul atau tusuk gigi untuk mencongkel daging tutut dari cangkangnya.
Tutut atau keong sawah mengandung gizi yang tinggi, di antaranya protein 12%, kalsium 217 mg, rendah kolesterol, 81 gram air dalam 100 gram keong sawah, serta mengandung energi, protein, kalsium, karbohidrat, dan phosfor. Kandungan vitamin pada tutut tergolong cukup tinggi, yang mana didominasi oleh vitamin A, E, niacin dan folat. Tubuh keong sawah juga mengandung zat gizi makronutrien berupa kadar protein tinggi, serta mikronutrien seperti mineral dan kalsium. Berat daging satu ekor keong sawah dewasa bisa mencapai 4-5 gram. Apabila dikonsumsi dengan cara yang tepat, tutut bisa menjadi sumber protein hewani bermutu dan memiliki harga yang lebih murah dari daging sapi, kambing, atau ayam.
Tutut atau keong sawah merupakan makanan tradisional yang populer di beberapa daerah di Indonesia, terutama di Jawa Barat, seperti Bandung, Subang, Garut, dan Sukabumi. Masyarakat di Sukabumi juga berburu tutut laut di Pantai Kamboja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.
Sumber: https://www.sukabumiupdate.com/food-travel/147951/tutut-khas-sunda-jawa-barat-cara-makannya-unik-pakai-jarum-pentul
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
Tutut Kuah Kuning — Makanan Minuman, Jawa Barat · source
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |