|
|
|
|
|
|
Kepuhunan Tanggal 27 Jul 2026 oleh Kyas1 . |
Kepuhunan adalah kepercayaan yang hidup di masyarakat Kalimantan, khususnya di Kalimantan Timur. Kepercayaan ini mengacu pada pantangan menolak makanan yang sudah ditawarkan sebelum seseorang pergi keluar rumah. Jika pantangan ini dilanggar, diyakini dapat membawa bahaya atau celaka selama perjalanan.
Apabila seseorang tidak memiliki waktu untuk makan, ada cara lain untuk memenuhi pantangan ini, yaitu dengan 'menjapai' makanan.
Kepuhunan merupakan warisan spiritual masyarakat Kalimantan yang mengajarkan sopan santun dan adab ketika makanan telah disiapkan dan ditawarkan oleh tuan rumah atau orang tua.
Secara psikologis, larangan ini dapat dimaknai sebagai bentuk kontrol diri dan perhatian keluarga. Bisa juga dikaitkan dengan 'ketulahan' atau 'kualat', di mana makanan yang telah disiapkan menjadi mubazir jika tidak dimakan. Selain itu, makan atau menjapai makanan dapat membuat seseorang pergi dalam kondisi tidak lapar dan lebih waspada. Aspek sugesti juga mungkin berperan, di mana rasa bersalah dapat menyebabkan ketidakfokusan dan kecelakaan. Atau, ketidakfokusan saat berkendara karena terbayang makanan yang ditawarkan.
Kepuhunan mengandung nilai-nilai positif yang masih relevan.
Sumber: https://pustakaborneo.id/artikel/kepuhunan-antara-percaya-atau-tidak-mitos-yang-masih-dihormati-di-kalimantan-timur
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |