×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Jawa Barat

Asal Daerah

Kabupaten Ciamis Lakbok

Kidung Lakbok

Tanggal 22 Apr 2026 oleh Gulamerah . Revisi 3 oleh Gulamerah pada 22 Apr 2026.

📜 KIDUNG LAKBOK & WAYANG KILA

Kidung Lakbok

Kidung Lakbok adalah sebuah karya sastra lama berbentuk prosa naratif atau puisi naratif dalam bahasa Sunda yang menceritakan tentang sejarah dan legenda Kerajaan Banjarpatroman. Kerajaan tersebut dipercaya pernah berdiri di wilayah yang kini dikenal sebagai Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Naskah ini sempat nyaris hilang, kemudian ditulis ulang dan dilestarikan kembali pada tahun 2013 melalui publikasi daring.

Sejarah dan Asal-Usul

Menurut naskah Kidung Lakbok, Kerajaan Banjarpatroman mengalami masa kejayaan sebelum akhirnya runtuh akibat perang saudara atau perebutan kekuasaan. Peristiwa tersebut dianggap sebagai dosa besar yang menimbulkan kutukan. Akibat perbuatan tersebut, turunlah azab berupa bencana alam besar, seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan banjir bandang. Kerajaan yang dahsyat itu akhirnya tenggelam dan berubah menjadi rawa-rawa luas yang dikenal sebagai Rawa Lakbok hingga saat ini.

Ramalan "Bandjar Bakal Bandjir"

Salah satu bagian ikonik dari Kidung Lakbok adalah kalimat ramalan "Bandjar bakal bandjir" (Banjar akan banjir). Secara harfiah, ramalan ini terbukti dengan terjadinya banjir besar di wilayah Banjar dan sekitarnya, misalnya pada tahun 1950-an. Secara filosofis, ungkapan ini dapat diartikan sebagai banjir masalah, banjir perubahan zaman, atau peringatan untuk menjaga keseimbangan alam dan kerukunan antarwarga.

Hubungan dengan Seni Pertunjukan (Wayang Kila)

Pada tahun 2015, cerita Kidung Lakbok diangkat menjadi sebuah seni pertunjukan baru bernama Wayang Kila. Nama "Kila" sendiri merupakan akronim dari Kidung Lakbok. Naskah Kidung Lakbok yang dipublikasikan secara luas di internet menjadi sumber inspirasi dan rujukan utama dalam pembuatan Wayang Kila tersebut. Keunikan wayang ini terletak pada bahan bakunya, yaitu terbuat dari jerami padi.

Nilai dan Pesan Moral

Kidung Lakbok mengandung beberapa nilai dan pesan moral, antara lain:

· Bahaya perang saudara: Memutus silaturahmi dan berbuat jahat kepada sesama akan membawa kehancuran. · Keseimbangan alam: Manusia harus menjaga lingkungan agar tidak terjadi bencana. · Kearifan lokal: Pentingnya sikap waspada dan menghargai sejarah, sebagaimana ungkapan ulah poho ka jaman baheula (jangan lupa pada masa lampau).

Pelestarian

Naskah asli Kidung Lakbok yang ditulis dalam bahasa Sunda kuno telah ditulis ulang dan didokumentasikan kembali oleh Henry Purwanto pada tahun 2013 melalui media blog. Upaya ini dilakukan agar naskah tersebut tidak punah dan dapat diakses oleh generasi muda sebagai bagian dari pelestarian sastra dan sejarah lokal.

Referensi

· Purwanto, Henry (2013). Naskah Kidung Lakbok (dokumentasi daring).

Ilustrasi Wayang Kila dan Naskah Kidung Lakbok

DISKUSI


TERBARU


Kidung Lakbok

Oleh Gulamerah | 22 Apr 2026.
Cerita Rakyat

📜 KIDUNG LAKBOK & WAYANG KILA Kidung Lakbok Kidung Lakbok adalah sebuah karya sastra lama berbentuk prosa naratif atau puisi naratif dalam ba...

Rasa Sayange: F...

Oleh Kianasarayu | 09 Apr 2026.
Musik Tradisional

Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk...

Rumah Panggung...

Oleh Kianasarayu | 09 Apr 2026.
Arsitektur Tradisional

Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes Mengapa sebuah komunitas memilih mengangkat huniannya dari permukaan bumi yang subur...

Pamali:

Oleh Kianasarayu | 09 Apr 2026.
Adat Istiadat

Pamali: Ketika Larangan Tak Tertulis Mengatur Kehidupan Mengapa sebagian masyarakat Indonesia yang telah mengenyam pendidikan modern dan hidup di...

Panduan Memaham...

Oleh Kianasarayu | 09 Apr 2026.
Sejarah Lokal

Panduan Memahami Asal Usul Gresik: Dari Jejak Sejarah hingga Etimologi Nama Gresik, yang dijuluki Kota Wali karena peran pentingnya dalam penye...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritual...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dala...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pend...

Ukiran Gorga Si...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai penjaga rum...