|
|
|
|
|
|
Legenda Ciung Wanara Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Dahulu kala, di Jawa Barat, terdapat Kerajaan Galuh yang dipimpin oleh Raja Raden Barma Wijaya Kusuma. Raja tersebut memiliki dua permaisuri, yaitu Nyimas Dewi Naganingrum dan Nyimas Dewi Pangrenyep. Kedua permaisuri tersebut hamil secara bersamaan. Dewi Pangrenyep melahirkan terlebih dahulu seorang bayi laki-laki tampan bernama Hariangbanga. Tidak lama kemudian, Dewi Naganingrum juga melahirkan seorang bayi laki-laki. Namun, tanpa sepengetahuan siapapun, bayi Dewi Naganingrum ditukar oleh Dewi Pangrenyep dengan seekor anak anjing. Bayi yang sebenarnya dimasukkan ke dalam keranjang bersama sebutir telur ayam dan dihanyutkan ke sungai. Setelah itu, Prabu Barma Wijaya bersama Dewi Pangrenyep berusaha menyingkirkan Dewi Naganingrum dari istana dengan menyuruh Uwa Batara Lengser untuk membunuhnya.
Sumber: https://priangantimurnews.pikiran-rakyat.com/budaya/pr-1223754774/legenda-ciung-wanara-putra-raja-galuh-dan-kisah-naga-nagawiru-jelmaan-dewa
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |