×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Pakaian Tradisional

Elemen Budaya

Pakaian Tradisional

Pakaian Tradisional Melayu Riau

Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Pendahuluan

Suku Melayu di Provinsi Riau dapat dibagi menjadi tiga kelompok besar: Melayu Kepulauan, Melayu Pesisir, dan Melayu Daratan. Melayu Kepulauan hidup di pulau-pulau sepanjang Selat Malaka, Laut Cina Selatan, Selat Singapura, dan Selat Bangka. Melayu Pesisir berdiam di sepanjang Sungai Siak, Sungai Rokan, Sungai Indragiri, Sungai Kampar, serta Pantai Timur Pulau Sumatera. Melayu Daratan hidup di daratan yang berbatasan dengan Bukit Barisan, Negeri Minangkabau, dan Tapanuli Selatan, serta di hulu sungai-sungai besar di Provinsi Riau.

Jenis Pakaian Tradisional Melayu Riau

  • Pakaian harian
  • Pakaian resmi dan setengah resmi
  • Pakaian upacara adat
  • Pakaian upacara perkawinan
  • Pakaian upacara keagamaan

Pakaian Harian

Pakaian harian adalah busana yang dikenakan oleh masyarakat Melayu setiap hari, mulai dari masa kanak-kanak hingga dewasa dan orang tua, untuk berbagai kegiatan seperti bermain, ke ladang, ke laut, di rumah, maupun kegiatan sosial.

Pakaian Harian Masa Kanak-kanak

Anak laki-laki kecil mengenakan Baju Monyet. Setelah sedikit lebih besar, mereka memakai baju kurung teluk belanga atau baju kurung cekak musang, terkadang dengan celana setengah lutut, kopiah atau ikat kepala dari kain lipat untuk melindungi dari gigitan binatang berbisa, serta kain samping yang bisa dikenakan utuh, dibelitkan di pinggang, atau disandang di bahu. Kain samping ini juga berfungsi untuk belajar Al-Qur'an dan kegiatan keagamaan seperti salat. Anak perempuan yang belum baligh memakai baju kurung teluk belanga satu stel dengan kainnya untuk bermain atau belajar mengaji di masjid.

Pakaian Harian Anak Dewasa (Akil Baligh)

Anak laki-laki dewasa memakai baju kurung cekak musang atau baju kurung teluk belanga bertulang belut, dilengkapi kain samping, ikat kepala, atau kopiah. Untuk bekerja di laut atau ladang, sering memakai celana setengah lutut dengan lengan sempit. Kain samping digunakan untuk menjaga kesopanan, salat, bertamu, atau mempertahankan diri, serta untuk belajar silat dan seni seperti zapin, Mayong, sandiwara, atau bangsawan. Anak perempuan yang baligh mengenakan baju kurung, kebaya laboh, atau kebaya pendek, dengan kelengkapan kain sarung pelekat atau batik bunga, tutup kepala berupa selendang, dan kain tudung lingkup dari kain pelekat saat keluar rumah. Sejak kecil, anak perempuan diajarkan adat istiadat Melayu, agama Islam, bahasa Melayu, dan tata cara berpakaian yang sopan.

Pakaian Orang Tua dan Setengah Baya

Perempuan tua mengenakan baju kurung teluk belanga dengan sulaman tulang belut di leher, yang longgar dan lapang, atau kebaya laboh/panjang hingga di bawah lutut. Kedua model baju ini memiliki pesak atau kekek. Kebaya pendek di bawah pinggul juga dipakai untuk bekerja di rumah, ladang, atau laut. Perempuan setengah baya memakai model yang sama, tetapi dengan bentuk baju yang agak sempit, umumnya berupa setelan baju dengan kain bermotif bunga atau polos. Penutup kepala mereka adalah selendang dari kain drihook segi empat yang dilipat segitiga dan disimpulkan di leher, atau tudung lingkup dari kain pelekat. Laki-laki tua dan setengah baya memakai baju kurung teluk belanga bertulang belut dan baju kurung cekak musang, terbuat dari bahan katun dan kain samping pelekat, dengan bentuk baju yang agak longgar. Baju Melayu dagang luar sering dipakai oleh orang tua.

Sumber: https://uun-halimah.blogspot.com/2009/04/tata-cara-berpakaian-baju-melayu-riau.html

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Gending Ayak-ay...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Gending Ayak-ayak dikenal dengan ritme yang dinamis serta kaya akan unsur-unsur filosofis yang mendalam, menggambarkan berbagai aspek kehi...

Tari Kuda Lumpi...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Tarian

Asal-usul Tari Kuda Lumping atau Jathilan sudah ada sejak zaman primitif dan awalnya digunakan sebagai sarana upacara ritual yang bersifat magis. Pa...

Masjid Ishlah

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Masjid Ishlah adalah masjid yang terletak di Nagari Tuo Pariangan, sekitar 50 meter dari jalan utama Padang Panjang, Batusangkar. Masjid i...

Kopi Tatungkuik

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kopi Tatungkuik merupakan tradisi minum kopi unik dari Malalak, Sumatera Barat, yang penyajiannya khas karena gelasnya diletakkan terbalik...

Piramida Mini P...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Piramida mini yang dimaksud terletak di area kompleks Taman Purbakala Pugung Raharjo. Situs ini merupakan situs arkeologi yang berlokasi d...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...