|
|
|
|
|
|
Legenda Pulo Majeti Tanggal 03 Aug 2026 oleh Kyas1 . |
Pulo Majeti adalah sebuah pulo yang terletak di tengah Rawa Onom di Kota Banjar. Dahulu kala, pulo ini dipercaya memiliki luas hingga 947 hektar, namun kini telah banyak berkurang dan menyatu dengan lingkungan sekitarnya karena adanya akses jalan. Pulo ini berstatus sebagai situs cagar budaya dan masih sering didatangi peziarah dari berbagai daerah.
Pulo Majeti berada di Lingkungan Siluman Baru, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwahara, Kota Banjar. Jaraknya sekitar satu kilometer dari jalan nasional M. Isa. Akses jalan menuju lokasi melintasi persawahan dan hutan jati. Pengunjung diharapkan menjaga adab, seperti tidak berkata jorok atau kencing sembarangan.
Rawa Onom dulunya sangat luas, namun kini sudah berkurang jauh. Saat musim kemarau, permukaan air Rawa Onom naik dan merendam persawahan di sekitarnya, tetapi dengan dibangunnya saluran air, banjir lebih cepat surut. Aliran dari rawa dialirkan menuju Sungai Citapen, yang berhulu di Sungai Citanduy. Di dalam Pulo Majeti terdapat hutan dengan sejumlah pohon berukuran besar yang usianya mencapai ratusan tahun.
Dari pintu gerbang Pulo Majeti, terdapat pohon miring yang mengharuskan pengunjung membungkuk untuk melewatinya. Lebih dalam lagi, ada pohon-pohon besar, salah satunya dihiasi dua buah payung. Tidak jauh dari situ, terdapat saung untuk beristirahat dengan karpet yang sudah tidak layak. Ada juga menara pemantau dari bambu yang sudah rapuh, dari mana pengunjung dapat melihat hamparan persawahan dan Rawa Onom.
Sumber: https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-01307204/legenda-rawa-onom-dan-pulo-majeti-di-kota-banjar
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |