×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Nusa Tenggara Barat

Asal Daerah

Pulau Lombok

Legenda Putri Mandalika Dan Asal Usul Bau Nyale

Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Cerita

Dahulu kala, di sebuah kerajaan di bagian selatan Pulau Lombok, hiduplah seorang putri bernama Mandalika, putri dari Raja Tonjang Beru yang bijaksana. Mandalika tumbuh dengan pendidikan istana, sikap santun, dan perhatian kepada rakyat. Kecantikannya menyebar hingga ke kerajaan lain, menarik banyak bangsawan dan pangeran untuk melamarnya. Namun, banyaknya lamaran ini justru menimbulkan perselisihan dan bahkan ancaman perang antar kerajaan, karena para pangeran tidak ingin mengalah. Mandalika khawatir rakyat akan menderita akibat perebutan dirinya. Ia menyadari bahwa keputusan pribadinya akan mempengaruhi keselamatan banyak orang. Setelah memohon petunjuk, Mandalika meminta semua pelamar datang pada tanggal dua puluh bulan kesepuluh penanggalan Sasak, di sebuah kawasan pesisir selatan Lombok (dikaitkan dengan Pantai Seger dan Kuta). Di hadapan para pangeran dan masyarakat yang berkumpul, Mandalika menyatakan bahwa kasihnya tidak hanya ditujukan kepada seorang pangeran, melainkan ia ingin seluruh masyarakat hidup damai tanpa permusuhan karena dirinya. Untuk mencegah pertumpahan darah, Mandalika menjatuhkan diri dari sebuah batu menuju laut dan tidak pernah ditemukan.

Kemunculan Nyale

Setelah peristiwa hilangnya Putri Mandalika, masyarakat kemudian menyaksikan kemunculan makhluk-makhluk laut kecil berwarna-warni yang dikenal sebagai nyale. Nyale adalah sebutan masyarakat setempat bagi cacing laut yang muncul pada waktu tertentu di pesisir Lombok. Dalam tradisi tutur, kemunculan nyale dikaitkan dengan penjelmaan Putri Mandalika atau rambutnya yang berubah menjadi makhluk laut berwarna-warni. Kehadiran nyale dimaknai sebagai pengingat akan kasih Mandalika kepada rakyatnya dan menjadi dasar pemaknaan tradisi Bau Nyale.

Sumber: https://emmanus.com/legenda-putri-mandalika-asal-usul-bau-nyale

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Makuta

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Pakaian Tradisional

Deskripsi Makuta adalah baju adat Gorontalo yang dikenakan oleh mempelai pria. Pakaian ini memberikan kesan gagah bagi pemakainya. Kesempatan Pemak...

Biliu

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Pakaian Tradisional

Deskripsi Biliu merupakan pakaian adat Gorontalo yang khusus dikenakan oleh mempelai perempuan. Pakaian ini terlihat cantik dan memiliki banyak hias...

Tari Seblak Rim...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Seblak Rimong adalah tari kreasi Banyumasan yang diciptakan oleh Sanggar Dharmo Yuwono Purwokerto. Nama "Seblak" berarti dola...

Rumah Kayu Nyai...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Rumah ini tampak berbeda dengan rumah-rumah di sekitarnya yang berdinding tembok bata dan semen, karena hanya berdinding kayu dan bercat h...

Kisah Karomah K...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Kiai Agung Raba, yang nama aslinya Kiai Abdurrahman, adalah seorang wali agung dari Madura Timur yang kemudian hijrah ke Pamekasan. Ia sangat...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...