×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

permainan anak

Elemen Budaya

Permainan Tradisional

Provinsi

Sumatera Utara

marjalengkat

Tanggal 15 May 2018 oleh Meimertasarinaibaho .

MARJALENGKAT
Marjalengkat merupakan salah satu bentuk kegiatan olah raga tradisional yang dapat dijumpai diberbagai daerah  Indonesia dengan nama berbeda. Seperti di Bengkulu disebut ingkau yang berarti sepatu bambu. Sumatera Barat dinamakan tengkak- tengkak. Lampung disebut egrang yang berarti
terompah pancung terbuat dari pohon bambu bulat panjang dan di Jawa Tengah dikatakan jangkungan/egrang  yang diambil dari nama burung berkaki panjang.Olah raga marjalengkat ini sering dilakukan pada waktu tempo dulu sebagai ajang adu ketangkasan yang berdaya guna untuk meningkatkan kemampuan berlari dengan memakai alat bantu dua tongkat. Biasanya tongkat tersebut terbuat dari batang pohon bambu. Dan jenis olah raga ini dilakukan pada siang hari. Keseimbangan tubuh sangat diperlukan. Sebab pada marjalengkat ini kedua
kaki tidak boleh menginjak tanah. Bagian tubuh hanya dipikul alat bantu dua buah  tongkat dan harus bisa berlari melintasi badan jalan dan bahkan sering dilakukan melintasi sungai. Pada akhir- akhir ini marjalengkat sudah mulai diperlombakan pada even - even budaya yang diperankan kaula remaja pria maupun wanita. Dilaksanakan di lapangan terbuka. Tempatnya diupayakan pada tanah datar dan luas.  Ukuran lapangan minimum sepanjang 50 meter dan lebar 10 meter yang dibagi 5 garis lintasan, masing-masing 2 meter. Sedang pesertanya dibagi perkelompok, masing- masing 5 orang yang disesuaikan dengan jumlah lintasan. Sedang alat marjalengkat dipakai dari bambo sepanjang 2,5 meter. Pada ukuran sekitar 50 centimeter dari bawah dibuat tempat berpijak kaki. Setiap pemain marjalengkat yang memakai kedua bambu sebagai penyanggah badan harus sengaja membuat ukuran sepanjang 2, 5 meter supaya tongkat yang dipakai lebih panjang atau melebihi tinggi kepala. Sebab jika bambu sebagai alat marjalengkat lebih pendek dari ukuran tinggi dari bagian kepala, dikhawatirkan dapat mencederai pemain bila terjatuh. Bisa menusuk dan melukai bagian tubuh yang lemah. Sedangkan dalam pelaksanaan perlombaan para pemain lomba harus siap mendengarkan aba- aba dari wasit lomba ketika akan dimulai dengan posisi kedua tangan memegang alat pijakan dan satu kaki (kiri atau kanan) berada di atas tempat berpijak. Aba- aba “ya” sudah siap untuk lari. Karena penilaian berdasarkan kecepatan waktu sampai menyentuh garis finis. Sewaktu pertandingan berlangsung wasit lomba akan dibantu 2 orang hakim garis yang aktif mengawasi dan mengikuti setiap peserta lomba dari samping kanan dan kiri di luar zona lintasan marjalengkat. Para pemain marjalengkat dinyatakan gugur apabila menginjak garis lintasan atau kaki terjatuh menyentuh lantai lintasan dan jika mengganggu pemain lainnya sewaktu perlombaan dilakukan serta melawan hakim pengawas lintasan. 
 

DISKUSI


TERBARU


Tari Sekar Jepu...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Penelitian ini berfokus pada pembelajaran iringan Tari Sekar Jepun di Sanggar Eka Bhakti Budaya Desa Ungasan Kabupaten Badung. Penelitian...

Tari Baris Tung...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Baris Tunggal gaya I Nyoman Cerita adalah salah satu tari klasik Bali yang unik dan menarik. Tarian ini memiliki ciri khas gerakan te...

Terong Sambal B...

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 3 buah terong 1 papan pete, kupas 1 sdt gula pasir 1 sdt kaldu bubuk 1/4 sdt garam 1/4 sdt penyedap Bahan sambal 5 siung bawan...

Tumis Cumi Hita...

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 1/2 kg cumi 5 siung bawang merah 3 siung bawang putih 3 Cabai merah keriting 15 Cabai rawit (bisa sesuai selera) 2 daun jeruk 2 r...

Balado Tahu Tel...

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Balado Tahu Telur Puyuh adalah hidangan yang memadukan telur puyuh dan tahu yang dimasak dengan bumbu balado. Resep ini sangat populer, te...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...