×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Banten

Asal Daerah

Pantai Carita, Desa Sukajadi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten

Masjid Al Khusaeni

Tanggal 02 Aug 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Masjid Al Khusaeni berlokasi di Pantai Carita, Desa Sukajadi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Masjid ini dibangun pada tahun 1889, enam tahun setelah letusan Gunung Krakatau tahun 1883. Masjid ini memiliki luas 1.000 meter persegi dan mampu menampung 400 orang, serta menghadap Gunung Anak Krakatau. Masjid Al Khusaeni juga merupakan pusat syiar Islam di Banten dan sudah masuk sebagai Cagar Budaya. Meskipun lokasinya di tepi pantai, masjid ini tidak terdampak bencana tsunami tahun 2018. Masjid ini sering dikunjungi wisatawan asing dari berbagai negara untuk melaksanakan shalat, yang tertarik dengan suasana dingin dan kekhusyukan masjid kuno ini.

Struktur & Bagian

  • Bentuk bertingkat atau tumpang yang berjumlah empat tingkatan.
  • Ruangan tengah dengan empat tiang penyangga.
  • Mimbar.
  • Genteng.

Ciri Khas/Ornamen

Arsitektur masjid ini menunjukkan pengaruh lokal pada komponen pelipit, mirip dengan candi dan mustoko atau kubah. Sementara itu, pengaruh asing terlihat pada tiang-tiang semu atau pilaster yang menyerupai bangunan kolonial. Bentuk pembangunannya masih mengadopsi tipe bangunan kuno asli Indonesia. Diperkirakan 85% bangunan masjid masih asli, dengan pemugaran hanya dilakukan dua kali pada tahun 2005 dan 2007. Pemugaran tersebut meliputi beton tiang depan yang miring akibat gempa, serta bagian tempat wudhu dan toilet.

Fungsi & Filosofi

Masjid Al Khusaeni berfungsi sebagai tempat ibadah dan juga sebagai pusat syiar Islam. Pendirinya, Syekh Al Khusaeni, juga memimpin pondok pesantren dengan santri dari berbagai daerah di Banten hingga Jawa Barat. Masjid ini dilestarikan sebagai Cagar Budaya agar tetap kokoh dan terawat baik. Selama bulan Ramadhan, kegiatan keagamaan di masjid ini cenderung meningkat, seperti shalat tarawih, tadarus Al-Quran, siraman rohani setelah shalat fardhu, dan diskusi pengajian.

Asal

Masjid ini dibangun di Pantai Carita, Desa Sukajadi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Pembangunannya dilakukan setelah letusan dahsyat Gunung Krakatau pada tahun 1883. Pendirinya, Syekh Al Khusaeni, kembali ke tanah air dari Mekah setelah mendengar kabar tersebut untuk membangun kembali masjid.

Sumber: https://banten.antaranews.com/berita/213561/dibangun-1889-masjid-al-khusaeni-pantai-carita-banten-mendunia

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Simping Kaum Pu...

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Simping adalah camilan khas Purwakarta yang terbuat dari tepung tapioka dan terigu, dilengkapi bumbu penyedap serta aneka rasa dari rempah...

Pakaian Adat Pe...

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Pakaian Tradisional

Deskripsi Pakaian adat perempuan Minangkabau, termasuk pakaian pengantin yang dilengkapi dengan Suntiang, dirancang agar menutup seluruh aurat mulai...

Tari Asyeik

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Asyeik digunakan sebagai alat ritual pengobatan di Dusun Empih, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, untuk menyembuhkan masya...

Gerakan Dasar T...

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Gerakan dasar tarian Dayak diumpamakan sebagai bentuk dari satwa khas Kalimantan, yaitu burung Ruai dan Enggang Gading. Gerak Dasar Taria...

Tari Payung

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Payung adalah tarian tradisional yang berasal dari daerah Minangkabau, Sumatera Barat. Tarian ini melambangkan cinta dan kisah kasih...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...