×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Asal Daerah

Kabupaten Pidie

Masjid Baitul A'la Lil Mujahidin

Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Masjid Baitul A'la Lil Mujahidin, atau yang dikenal juga sebagai Masjid Abu Beureueh, adalah sebuah bangunan cagar budaya yang didirikan pada tahun 1950 oleh Teungku H. Muhammad Daud Beureueh. Nama masjid ini berarti "rumah paling tinggi bagi para pejuang". Bangunan ini secara keseluruhan berdenah persegi dengan atap berbentuk kubah yang terbuat dari sirap.

Struktur & Bagian

  • Denah: Bangunan masjid berdenah persegi dengan ukuran 44 x 41,4 m. Ruang utama untuk shalat berukuran 25 x 25 m.
  • Atap: Berbentuk kubah dari sirap, dengan bagian bawah kubah berdenah persegi delapan dihiasi pucuk rebung.
  • Kubah Kecil: Empat buah kubah berukuran lebih kecil dari semen terdapat di dasar kubah utama.
  • Menara: Dua buah menara berdenah persegi (5 x 5 m) dengan 5 lantai dan 3 selasar.
  • Lantai: Ruang utama terbuat dari marmer berwarna krem.
  • Tiang Utama: Empat tiang utama di tengah ruang shalat berbentuk persegi (40 x 40 x 210 cm) dilapisi marmer hijau lumut.
  • Tiang Silinder: Tiga puluh enam tiang lainnya berbentuk silinder dengan diameter 55 cm.
  • Kaligrafi: Pada tiang utama terdapat kaligrafi Ayat Kursi, Surat Al Jum’ah: 1 – 11, dan Surat Al Mukminun: 1 – 16.
  • Motif Hias: Motif boengong koendo mendominasi bagian atas tiang.
  • Jendela: Empat pasang jendela (140 x 150 cm) di dinding timur, dan tiga pasang jendela di dinding utara, selatan, dan barat. Jendela memiliki lubang angin trawang motif bungoeng koendo.
  • Pintu: Dua pasang pintu (2,50 x 1,50 cm) di sisi utara dan selatan, serta sebuah pintu di dinding sisi barat yang menghubungkan ke ruang sekretariat.
  • Mihrab: Berada di dinding sisi barat, menjorok ke dalam dengan ukuran 6 x 4 m.
  • Mimbar: Terbuat dari kayu berbentuk trapesium (120 x 21,5 cm) menghubungkan ruang utama dengan sekretariat.
  • Serambi: Berdenah persegi panjang (11 x 3,5 m) di sisi timur, berfungsi sebagai pintu masuk utama, ditopang delapan tiang silinder dan dua tiang persegi.

Bahan & Konstruksi

Lantai ruang utama masjid terbuat dari marmer berwarna krem. Empat tiang utama dilapisi marmer berwarna hijau lumut, sedangkan mimbar terbuat dari kayu. Kubah-kubah kecil pada dasar kubah utama dibuat dari semen.

Fungsi & Filosofi

Masjid ini berfungsi sebagai tempat ibadah utama. Ruangan di belakang mihrab digunakan sebagai sekretariat pengurus masjid. Dahulu, lantai dua di atas sekretariat merupakan perpustakaan pribadi Teungku Syik Abu Daud Beureueh.

Ciri Khas/Ornamen

  • Hiasan Kubah: Bagian bawah kubah utama dihiasi pucuk rebung.
  • Kaligrafi Tiang: Tiang utama dihiasi kaligrafi ayat-ayat suci Al-Qur'an.
  • Motif Bungoeng Koendo: Mendominasi bagian atas tiang dan lubang angin jendela.
  • Lubang Angin Pintu Masuk: Berhiaskan kaligrafi Arab dengan tulisan Bismillaahirrahmaanirrahiim, Laa ilaaha illallaah, dan Allahu akbar.

Asal

Masjid ini didirikan di Kabupaten Pidie.

Kondisi Terkini

Masjid Baitul A'la Lil Mujahidin dalam kondisi utuh dan terpelihara, serta belum pernah dipugar.

Kepemilikan

Masjid ini dimiliki oleh Yayasan Baitul A'la Lil Mujahidin.

Sumber: https://www.budayaaceh.com/cagar-budaya/52/masjid-baitul-ala-lil-mujahidin

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Baju Jas Tutu'

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Pakaian Tradisional

Deskripsi Baju adat untuk laki-laki ini dikenal sebagai baju jas tutu'. Bentuknya mirip dengan jas pada umumnya, berwarna hitam, berlengan panja...

Tradisi Perhitu...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Ritual

Deskripsi Tradisi perhitungan weton di Desa Pagojengan merupakan praktik budaya yang memiliki keterkaitan dengan konsep matematika. Tradisi ini menj...

Maena Ma'owai S...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Lagu Maena Ma'owai Sa Ami Da Ma'owai Ami (MSA/DMA) adalah lagu maena yang sangat populer di masyarakat Nias dan sering dibawakan d...

Misteri Gunung...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Deskripsi Misteri Gunung Lawu mencakup berbagai cerita mistis dan folklor yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat di perbatasan Ja...

Tari Gembu

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Tarian

Sejarah Tari Gembu Menurut sejarah, Tari Gembu awalnya dikenal sebagai Tari Keris. Dalam catatan Serat Pararaton, tarian ini disebut "Tari Silat...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...