×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tarian

Provinsi

Jawa Timur

Asal Daerah

Sumenep, Madura, Jawa Timur

Tari Gembu

Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Sejarah Tari Gembu

Menurut sejarah, Tari Gembu awalnya dikenal sebagai Tari Keris. Dalam catatan Serat Pararaton, tarian ini disebut "Tari Silat Sudukan Dhuwung". Tarian ini diciptakan oleh Arya Wiraraja dan diajarkan kepada para pengikut Raden Wijaya saat mengungsi di Keraton Sumenep. Setelah sempat tidak diatraksikan dalam waktu yang lama, Tari Keris dihidupkan kembali sekitar tahun 1630 oleh Kanjeng Pangeran Ario Anggadipa, seorang adipati kerabat Sultan Agung. Tarian ini kemudian diberi nama "Kambuh" yang dalam bahasa Jawa berarti "terulang kembali", dan seiring waktu, nama tersebut berubah menjadi Tari Gembu atau Gembu dalam logat Sumenep.

Penari Tari Gembu

Jumlah penari pada Tari Gembu umumnya terdiri dari 4 penari. Mereka memakai pola posisi segi 4 yang didasarkan pada 4 kiblat, yang menggambarkan 4 arah mata angin (timur, utara, selatan, barat). Bagian tengah merupakan titik bayangan yang disebut mata hati, dan biasanya tidak ada penarinya. Pola posisi ini disebut "keblat papat lima pancer", di mana "pancer" adalah titik bayangan di tengah.

Gerakan Tari Gembu

Dalam gerakannya, penari sangat jarang mengangkat kaki, melainkan lebih dominan pada pergeseran kaki yang melekat ke tanah. Tarian ini juga menggunakan teknik pernapasan 1-1, yaitu menghirup udara melalui salah satu lubang hidung, menampungnya di perut, lalu menghembuskan melalui lubang hidung lainnya. Pengaturan napas ini diupayakan mengalir secara alami mengikuti gerak tubuh tanpa paksaan. Arah gerakan penari umumnya selalu ke kanan, melambangkan perputaran bumi dan perjalanan darah dalam tubuh manusia. Gerakan kaki yang dominan pada perpindahan telapak kaki merapat lantai dimaksudkan sebagai transformasi energi bumi ke dalam tubuh manusia. Pola-pola pengendalian pernapasan dilakukan dengan mengkolaborasikan energi tubuh manusia dengan energi bumi atau tanah. Pola lantai atau komposisi tarian menyiratkan simbol prapatan atau menari dengan tekanan arah menghadap ke 4 kiblat.

Busana Tari Gembu

Busana penari Tari Gembu adalah hiasan kain yang diselipkan di stagen dengan warna putih, merah, hijau, dan kuning. Warna-warna ini memiliki makna tersendiri: putih (kesucian), merah (keberanian), hijau (kesuburan), dan kuning (ketulusan).

Properti Tari Gembu

  • Tombak
  • Tameng atau perisai berukuran kecil (terbuat dari bahan dasar yang dapat memantulkan cahaya)

Sumber: https://www.cintaindonesia.web.id/2018/07/tari-gembu-tarian-tradisional-dari.html

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Nasi Kebuli

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Nasi Kebuli adalah hidangan nasi yang dimasak dengan metode diaron dan dikukus. Pembuatannya dapat menggunakan rice cooker untuk kepraktis...

Dharmagita

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Dharmagita adalah bentuk nyanyian atau tembang yang memiliki keterkaitan erat dengan upacara agama Hindu yang dilaksanakan di Bali. Meskip...

Tari Sekar Puda...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Sekar Pudak adalah sebuah karya tari maskot yang diciptakan untuk Desa Darmasaba. Inspirasinya berasal dari kisah historis pohon puda...

Tari Telek

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Tarian

Daerah Bali Tari Telek adalah seni tradisi di Banjar Kangin, Desa Adat Panjer, Denpasar Selatan. Sumber: https://jurnal.isi-dps.ac.id/index....

Pandil Gong Keb...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Alat Musik

Deskripsi Pandil adalah bagian unik yang terdapat pada setiap instrumen musik tradisional Gong Kebyar. Bagian ini berupa ukiran yang menggambarkan k...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...