|
|
|
|
|
|
Masjid Keraton Banyusumurup Tanggal 03 Aug 2026 oleh Kyas1 . |
Masjid Keraton Banyusumurup merupakan masjid kuno yang dibangun pada zaman Sunan Amangkurat Agung (1645-1677), diperkirakan sekitar tahun 1668 M. Letaknya di Dusun Banyusumurup, Kalurahan Girirejo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Masjid ini memiliki kaitan sejarah dengan Pangeran Pekik yang dihukum mati oleh Sunan Amangkurat Agung. Secara fisik, bangunan masjid telah mengalami perubahan pada bagian dinding dan lantainya.
Secara fisik bangunan Masjid Keraton Banyusumurup telah mengalami perubahan, terutama pada bagian dinding dan lantainya. Dindingnya tampak sebagai dinding tembok baru dan telah dicat baru. Sedangkan lantainya telah diperkeras dengan tegel keramik.
Makam Banyusumurup merupakan kompleks makam Pangeran Pekik yang berasal dari sekitar abad 17. Pangeran Pekik adalah putera Pangeran Surabaya yang dinikahkan dengan adik Sultan Agung, Ratu Pandansari. Salah satu putri mereka kemudian dinikahkan dengan putra Sultan Agung yaitu Pangeran Adipati Mataram. Kompleks makam ini terdiri atas 2 halaman yang masing-masing dikelilingi tembok bata.
Sumber: https://www.starjogja.com/2018/01/09/masjid-banyusumurup-saksi-kiprah-kraton-mataram-islam
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |