×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tarian

Provinsi

Jawa Timur

Srimpi Lima

Tanggal 03 Aug 2026 oleh Kyas1 .

Asal-usul

Srimpi merupakan salah satu tari tradisional yang hidup dan berkembang di lingkungan keraton dan umumnya ditarikan oleh empat orang penari. Namun, Srimpi Lima ditemukan di luar keraton, tepatnya di desa Ngadireso Poncokusumo Malang, dan merupakan tarian yang berkembang di lingkungan pedesaan. Di keraton ada tarian srimpi yang ditarikan oleh lima orang penari, yaitu Srimpi Renggowati, namun sajian Srimpi Lima di Desa Ngadireso berbeda dengan srimpi yang ada di keraton.

Gerak & Struktur

Pola lantai Srimpi Lima adalah bujur sangkar, dengan proses perpindahan penari searah jarum jam. Semua penari menempati posisi tengah atau pancer.

Kostum & Properti

Penari Srimpi Lima menggunakan tata busana yang sama, tetapi warna sampurnya berbeda. Sampur yang digunakan berbeda-beda.

Iringan/Musik

Iringan yang digunakan untuk mengiringi Srimpi Lima adalah gendhing Eling-Eling dan gendhing Gondokusumo.

  • gendhing Eling-Eling
  • gendhing Gondokusumo

Fungsi & Makna

Srimpi Lima difungsikan untuk upacara ruwatan bagi anak ontang-anting atau anak tunggal, yang tergolong anak sukerta, artinya seseorang yang menjadi mangsa Bethara Kala. Masyarakat Desa Ngadireso mempercayai bahwa anak yang lahir dalam kelompok sukerta (pembawa sial bagi dirinya) harus diruwat (dibersihkan/disucikan). Ruwatan ini merupakan ruwatan murwa-kala, yang bertujuan menyelamatkan atau melindungi seseorang yang diyakini akan menjadi mangsa atau makanan Bethara Kala. Dengan demikian, masyarakat percaya bahwa Srimpi Lima memiliki nilai ritual atau sakral. Salah satu kesakralan direfleksikan melalui konsep sedulur papat lima pancer.

Jumlah Penari

Kata ‘lima’ dalam Srimpi Lima menunjukkan bahwa jumlah penari dalam tarian ini ada lima orang penari putri.

Sumber: http://sastra.um.ac.id/wp-content/uploads/2012/08/6-Ninik-Harini-Layout.pdf

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Simping Kaum Pu...

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Simping adalah camilan khas Purwakarta yang terbuat dari tepung tapioka dan terigu, dilengkapi bumbu penyedap serta aneka rasa dari rempah...

Pakaian Adat Pe...

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Pakaian Tradisional

Deskripsi Pakaian adat perempuan Minangkabau, termasuk pakaian pengantin yang dilengkapi dengan Suntiang, dirancang agar menutup seluruh aurat mulai...

Tari Asyeik

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Asyeik digunakan sebagai alat ritual pengobatan di Dusun Empih, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, untuk menyembuhkan masya...

Gerakan Dasar T...

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Gerakan dasar tarian Dayak diumpamakan sebagai bentuk dari satwa khas Kalimantan, yaitu burung Ruai dan Enggang Gading. Gerak Dasar Taria...

Tari Payung

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Payung adalah tarian tradisional yang berasal dari daerah Minangkabau, Sumatera Barat. Tarian ini melambangkan cinta dan kisah kasih...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...