×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

DKI Jakarta

Asal Daerah

Pekojan, Jakarta Barat

Masjid Langgar Tinggi

Tanggal 02 Aug 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Masjid Langgar Tinggi adalah masjid tua yang berlokasi di kawasan Pekojan, Jakarta Barat, di samping aliran Kali Angke. Masjid ini menjadi bukti asimilasi berbagai budaya, dengan unsur-unsur Arab, Tiongkok, Eropa, dan Melayu yang terlihat pada arsitekturnya. Didirikan pada tahun 1828 M oleh seorang ulama asal Yaman, masjid ini awalnya berfungsi sebagai langgar dan tempat persinggahan bagi para saudagar. Bangunan berlantai dua ini juga pernah digunakan sebagai tempat penginapan, dengan lantai dasarnya kini telah diubah menjadi rumah toko.

Struktur & Bagian

  • Unsur budaya Tiongkok pada atap bangunan masjid
  • Unsur Eropa pada bentuk tiang serta warna dinding
  • Unsur Melayu pada jendela dan pintu masjid
  • Unsur Arab pada Mihrab

Fungsi & Filosofi

Masjid ini didirikan sebagai tempat salat dan persinggahan bagi para saudagar yang melintasi Kali Angke. Fungsi penginapan juga pernah dijalankan di lantai dasar. Kehadiran berbagai unsur budaya dalam arsitekturnya mencerminkan asimilasi budaya yang terjadi di kawasan tersebut.

Pelestarian

Meskipun sebagian besar bangunan masih asli, beberapa bagian telah direnovasi, seperti atap yang diganti dengan genteng glasur, dinding yang dikeramik, dan kolam tempat wudhu. Pengurus masjid berupaya menjaga keaslian bangunan, meskipun ada keinginan untuk merenovasi agar terlihat lebih menarik, dengan perkiraan dana yang dibutuhkan sekitar 50 juta rupiah. Harapan besar ditujukan kepada pemerintah untuk membantu melestarikan peninggalan sejarah ini.

Sumber: https://merahputih.com/post/read/masjid-langgar-tinggi-bukti-asimilasi-empat-budaya

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

Masjid Langgar Tinggi — Produk Arsitektur, Pekojan, Jakarta Barat
Masjid Langgar Tinggi — Produk Arsitektur, Pekojan, Jakarta Barat · source

DISKUSI


TERBARU


Simping Kaum Pu...

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Simping adalah camilan khas Purwakarta yang terbuat dari tepung tapioka dan terigu, dilengkapi bumbu penyedap serta aneka rasa dari rempah...

Pakaian Adat Pe...

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Pakaian Tradisional

Deskripsi Pakaian adat perempuan Minangkabau, termasuk pakaian pengantin yang dilengkapi dengan Suntiang, dirancang agar menutup seluruh aurat mulai...

Tari Asyeik

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Asyeik digunakan sebagai alat ritual pengobatan di Dusun Empih, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, untuk menyembuhkan masya...

Gerakan Dasar T...

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Gerakan dasar tarian Dayak diumpamakan sebagai bentuk dari satwa khas Kalimantan, yaitu burung Ruai dan Enggang Gading. Gerak Dasar Taria...

Tari Payung

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Payung adalah tarian tradisional yang berasal dari daerah Minangkabau, Sumatera Barat. Tarian ini melambangkan cinta dan kisah kasih...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...