×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Daerah Istimewa Yogyakarta

Asal Daerah

Yogyakarta

Museum Dewantara Kirti Griya

Tanggal 02 Aug 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Museum Dewantara Kirti Griya terletak di Jalan Tamansiswa No.25, Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta. Bangunan museum ini dulunya adalah kediaman Ki Hajar Dewantara. Bangunannya bergaya indis, memadukan arsitektur Eropa dan Jawa, dan dibangun pada tahun 1915. Museum ini menghadap ke arah barat, dengan bagian depan beratap limasan dan bagian belakang beratap kampung. Museum ini telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sejarah

Bangunan museum ini tercatat dalam buku register Kraton Yogyakarta pada 26 Mei 1926. Awalnya milik Mas Ajeng Ramsinah, kemudian dibeli oleh Tamansiswa atas nama Ki Hadjar Dewantara, Ki Sudarminto, dan Ki Supratolo pada 14 Agustus 1934 seharga f 3.000,00. Pada 18 Agustus 1951, bangunan tersebut dihibahkan kepada Yayasan Persatuan Tamansiswa. Gagasan menjadikan rumahnya sebagai museum dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara pada tahun 1958. Setelah wafatnya pada 1959, Tamansiswa berupaya mewujudkan gagasan tersebut. Panitia pendiri Museum Tamansiswa dibentuk pada tahun 1963. Museum diresmikan pada 2 Mei 1970 oleh Nyi Hajar Dewantara.

Struktur & Bagian

Bangunan museum Dewantara Kirti Griya terdiri dari 9 bagian:

  • Ruang tamu
  • Kamar kerja
  • Ruang tengah
  • Kamar tidur keluarga
  • Kamar tidur putri Ki Hadjar Dewantara
  • Kamar tidur Ki Hadjar Dewantara
  • Emperan
  • Kamar mandi/wc
  • Dapur

Filosofi

Sengkalan saat peresmian museum berbunyi ”miyat ngaluhur trusing budi”, yang bermakna bahwa para pengunjung diharapkan dapat mempelajari, memahami, dan kemudian mewujudkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya ke dalam tata kehidupan berbangsa dan bernegara. Gagasan "TRIKON" oleh Ki Hajar Dewantara juga dirumuskan di sini, yang menyatakan bahwa kemajuan kebudayaan adalah kelanjutan dari kebudayaan itu sendiri (kontinuitas), menuju kesatuan kebudayaan dunia (konvergensi), dan tetap memiliki kepribadian dalam kemanusiaan sedunia (konsentrisitas).

Koleksi Museum

Museum Dewantara Kirti Griya menyimpan benda-benda peninggalan Ki Hajar Dewantara.

Koleksi meliputi

  • Surat-surat Ki Hajar Dewantara: Termasuk surat penangkapan "Tiga Serangkai" (1931), surat penangkapan Raden Mas Suwardi Suryaningrat di Semarang (1920), dan Wilde School Ordonantie (1932). Ada 879 pucuk surat lainnya.
  • Perlengkapan Rumah Tangga: Seperti tempat tidur, meja tulis, meja kursi tamu, pesawat telepon buatan Kellog 1927 Swedia, lemari buku, radio, dan lemari pakaian. Peralatan ini sudah ada sebelum Ki Hajar Dewantara menempati rumah tersebut.
  • Foto dan Film: Di antaranya satu film berjudul “Ki Hajar Dewantara, Pahlawan Nasional” produksi Perum PFN (1960).
  • Buku: Sebanyak 2.341 judul buku bertema ketamansiswaan, politik, kebudayaan, dan pendidikan. Perpustakaan museum juga memiliki koleksi buku Sastra Daerah Jawa (3560 judul), Melayu (432 judul), dan Bahasa Belanda (3789 judul).

Sumber: https://bpmpjogja.kemendikdasmen.go.id/sekilas-tentang-museum-dewantara-kirti-griya

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Simping Kaum Pu...

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Simping adalah camilan khas Purwakarta yang terbuat dari tepung tapioka dan terigu, dilengkapi bumbu penyedap serta aneka rasa dari rempah...

Pakaian Adat Pe...

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Pakaian Tradisional

Deskripsi Pakaian adat perempuan Minangkabau, termasuk pakaian pengantin yang dilengkapi dengan Suntiang, dirancang agar menutup seluruh aurat mulai...

Tari Asyeik

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Asyeik digunakan sebagai alat ritual pengobatan di Dusun Empih, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, untuk menyembuhkan masya...

Gerakan Dasar T...

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Gerakan dasar tarian Dayak diumpamakan sebagai bentuk dari satwa khas Kalimantan, yaitu burung Ruai dan Enggang Gading. Gerak Dasar Taria...

Tari Payung

Oleh Kyas1 | 03 Aug 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Payung adalah tarian tradisional yang berasal dari daerah Minangkabau, Sumatera Barat. Tarian ini melambangkan cinta dan kisah kasih...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...