×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Seni Pertunjukan

Elemen Budaya

Seni Pertunjukan

Asal Daerah

Kabupaten Klungkung, Bali

Nong Nong Kling

Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Nong nong kling adalah seni pertunjukan drama tari yang berasal dari Bali, khususnya banyak ditemukan di Kabupaten Klungkung. Pertunjukan ini menggunakan media ungkap tari, musik, dan drama. Meskipun terkadang disebut "barong nongkling", pertunjukan ini tidak melibatkan "barong" secara harfiah, namun dikelompokkan dalam jenis kesenian barong. Drama tari ini mirip dengan wayang wong Bali, terutama terlihat dari penggunaan tapel (topeng) Sita dan Subali. Namun, perbedaannya terletak pada cerita yang dimainkan; nong nong kling secara spesifik hanya mementaskan episode "Kerebut Kumbakarna" dari wiracarita Ramayana.

Peralatan

  • Tapel (topeng) Sita dan Subali: Digunakan sebagai perlengkapan nong nong kling, mirip wayang wong Bali.
  • Batel: Nama peralatan musik pengiring drama tari, terdiri atas: dua buah kendang kecil (kendang keruntungan), satu set ceng-ceng kecil, satu buah kenong, satu buah kelenang, satu buah kempul, dan satu buah seruling bernada slendro.
  • Bulu dari praksok: Dikenakan sebagai busana oleh para pemain yang berperan sebagai wanara (kera).

Pertunjukan dan Gerak Tari Nong Nong Kling

Pertunjukan nong nong kling biasanya diadakan di alam terbuka, tanpa panggung, dengan penonton duduk melingkar. Tidak ada batasan antara penonton dan pemain, menciptakan suasana akrab dan spontan. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Kawi untuk tokoh seperti Kumbakarna dan Wanara, yang diterjemahkan oleh punakawan Delem dan Sangut menggunakan bahasa Bali. Delem dan Sangut sering melawak dan bernyanyi, membuat pertunjukan digemari masyarakat. Gerakan tari pada nong nong kling pada dasarnya sama seperti gerak tari Bali lainnya.

  • Agem: Gerak tari yang menggambarkan posisi berdiri sesuai dengan karakter tokoh.
  • Nyingsing: Gerakan kedua tangan di pinggang dengan telapak menghadap ke belakang, dilakukan sambil berjalan. Pada tarian biasa disebut nyingsing kampuh (saput), pada nong nong kling disebut nyingsing bulu.
  • Tanjek: Gerakan salah satu kaki menghentak ke depan sebagai tanda pergantian irama saat berjalan.
  • Ngaceb: Gerakan berjalan tanpa tapak kaki serong.
  • Ngesong: Gerakan "nyalin ulat" berkali-kali diikuti gerak kaki mundur. "Nyalin ulat" adalah gerakan bahu melingkar untuk mengganti "agem" (dari kiri ke kanan).
  • Nangseh: Gerakan memutar kepala setengah lingkaran disertai gerak tangan dan kata-kata yang diperkeras, sebagai tanda gamelan harus mengubah iramanya.
  • Dadengklengan: Salah satu kaki diangkat sehingga pangkal paha dan lutut membentuk sudut sembilan puluh derajat.
  • Tetanganan: Sikap jari tangan (jari tengah dan jari manis ditekuk dengan ibu jari, telunjuk, dan kelingking lurus) berfungsi untuk menggarisbawahi ucapan.

Sumber: https://uun-halimah.blogspot.com/2008/05/nong-nong-kling-teater-rakyat-bali.html

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Asal Mula Gunun...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Dahulu kala, Pulau Jawa dipercaya dalam keadaan miring, sehingga para dewa di kahyangan, termasuk Batara Guru dan Batara Narada, berencana me...

Mak Kopi

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Kisah Hidup Mak Kopi adalah gadis Betawi keturunan Tionghoa dari Ciracas. Ia menikah dengan Hadi, anak dari seorang mubaligh Demak dan gadis setempa...

Soto Ayam Santa...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Soto Ayam Santan Medan adalah kuliner khas Medan yang memiliki kuah kental dan berwarna kuning pekat karena penggunaan santan dan kunyit....

Gordang

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Alat Musik

Deskripsi Gordang adalah alat musik tradisional berbentuk gendang yang berasal dari Sumatera Utara. Alat musik ini telah menjadi bagian dari masyara...

Rebana Biang

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Alat Musik

Deskripsi Rebana biang adalah salah satu seni budaya Betawi yang populer di Jakarta, dan dikenal sebagai "terbang" di daerah Jawa. Alat musi...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...