×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Naskah Kuno dan Prasasti

Elemen Budaya

Naskah Kuno dan Prasasti

Provinsi

Sumatera Barat

Asal Daerah

Minangkabau

Pagaruyung

Tanggal 27 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Asal Mula Nama

Nama Pagaruyung memiliki beberapa versi cerita dan makna, salah satunya disampaikan oleh Pak Imam Hawari Pangian. Menurutnya, ada kisah tentang tempat mandi putri raja yang dipagari dengan "batang ruyung", dan "tongkat ruyung" sebagai simbol kekuasaan kerajaan kuno. Secara adat, sering ada pertanyaan mengenai "Pagar ruyung itu apa? Dari kayu apa? Dan apa pula makna ruyung dalam adat? Di mana pohon ruyung itu tumbuh?".

Cerita Empat Bersaudara

Kisah tentang asal mula nama Pagaruyung diceritakan oleh Pak Imam tentang empat bersaudara yang mencari tanah ulayat. Mereka membuka hutan rimba dan menemukan sebatang pohon besar di tengah rimba yang dijadikan tempat berteduh dan beristirahat. Setelah semua pohon lain ditumbang, pohon terakhir yang akan ditebang adalah pohon tempat mereka beristirahat tersebut. Masing-masing dari tiga saudara tertua mencoba menebang pohon itu, namun setiap kali mereka kembali keesokan harinya, pohon itu selalu utuh kembali tanpa bekas tebangan.

Si Bungsu Menebang Pohon

Pada hari keempat, si bungsu pergi untuk menebang pohon tersebut. Ia menyadari bahwa kayu itu tidak bisa ditebang oleh saudara-saudaranya. Si bungsu kemudian memasang niat dan mengucapkan kata-kata bertuah. Dengan sekali hantaman beliung pada dahan tuanya, pohon kayu itu rebah. Ketika si bungsu pulang lebih cepat, saudara-saudaranya terkejut. Si bungsu berseloroh bahwa mereka tidak bekerja dan pohon itu masih utuh. Akibat gurauan itu, pohon yang tumbang tersebut tidak pernah layu dan tetap menghijau selama bertahun-tahun. Tempat itu kemudian menjadi perkampungan ramai. Batang kayu yang tumbang itu dijadikan pagar. Karena kayu tersebut memiliki "ruyung" (teras di luar), negeri tersebut dinamakan Pagaruyung.

Makna dalam Adat

Pagaruyung bukan hanya sekadar nama atau pusat kekuasaan Raja Minangkabau, tetapi memiliki makna khusus dalam adat. Pohon yang berteras di luar memiliki kekuatan khas. Jika "soko" dilambangkan dengan pohon kayu binuang (pohon kayu besar), maka "pisoko" dilambangkan dengan teras ruyung. Struktur soko didasarkan pada "bilangan satu" seperti dalam ungkapan adat: "berpucuk bulat, berurat tunggang, tumbuhnya dari bumi, tumbuh tak ditanam, besarnya tak dilambuk, orang yang diadatkan, dikurung-kandangkan oleh ninik mamak". Ungkapan terakhir ini menjelaskan makna Pagaruyung sebagai "pisoko" yang mengurung-kandangkan "soko", di mana Raja Melayu Kuno adalah "soko" dan "pisoko" adalah pegawai atau pemimpin.

Sumber: https://minangel.wordpress.com/2015/08/25/sejarah-asal-mula-nama-pagaruyung-bagian-01-dari-02

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Teluk Belanga

Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
Pakaian Tradisional

Deskripsi Teluk Belanga adalah pakaian adat tertinggi dalam susunan adat Melayu Kepulauan Riau. Baju ini bermotif polos, dengan warna yang biasanya...

Asal Mula Ikan...

Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Di Kampung Ulakpatian, hiduplah seorang nelayan tua bernama Ongak Robu yang tinggal sendiri di tepi Batang Rokan. Suatu hari, ia tidak mendap...

Tom-tom Bak

Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Permainan Tom-Tom Bak adalah permainan tradisional anak-anak Melayu Riau yang menantang pemain untuk tetap diam dan tidak tertawa selama p...

Asal Mula Nama...

Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Dahulu kala, Pulau Bengkalis, yang saat itu belum bernama demikian, dihuni oleh beberapa keluarga nelayan. Kehidupan di pulau itu sunyi, ruma...

Asal Mula Burun...

Oleh Kyas1 | 27 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Dahulu kala, di tepi sungai kecil yang jernih, hiduplah sepasang suami istri yang sangat miskin bersama seorang anak laki-laki bernama Atan....

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...