|
|
|
|
|
|
Rumah Lamin Kalimantan Tanggal 28 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Rumah Lamin Kalimantan merupakan bangunan kayu berukuran luar biasa yang menjadi kebanggaan masyarakat Dayak, terutama Dayak Kenyah di Kalimantan Timur. Dikenal sebagai salah satu rumah tradisional terpanjang di Indonesia, bangunan ini lebih dari sekadar tempat tinggal; ia adalah pusat kehidupan masyarakat Dayak yang memadukan fungsi hunian, ruang musyawarah, tempat upacara adat, dan simbol persatuan antarkeluarga. Bentuknya yang megah menyimpan nilai kebersamaan yang telah diwariskan selama ratusan tahun dan tetap relevan di tengah kehidupan modern.
Material utama yang digunakan adalah kayu ulin atau kayu besi, yang dipilih karena ketahanannya yang luar biasa terhadap rayap dan kelembapan. Banyak bangunan Lamin mampu bertahan puluhan hingga ratusan tahun berkat kualitas material dan teknik konstruksi tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Rumah ini dibangun di atas tiang-tiang tinggi yang dapat mencapai tiga meter dari permukaan tanah, berfungsi melindungi penghuni dari banjir, binatang liar, serta menjaga sirkulasi udara agar rumah tetap sejuk.
Rumah Lamin merefleksikan konsep hidup komunal masyarakat Dayak, di mana banyak keluarga tinggal bersama untuk menjaga hubungan erat, memudahkan kerja sama dalam menjaga keamanan, berburu, dan mengelola sumber daya alam. Konsep ini menunjukkan prioritas kebersamaan di atas kehidupan individual. Selain itu, Rumah Lamin juga menjadi pusat pelaksanaan ritual, penyambutan tamu kehormatan, hingga pertunjukan tari tradisional yang memperkuat identitas budaya masyarakat Dayak.
Dinding, tiang, hingga tangga dihiasi motif khas Dayak dengan dominasi warna hitam, merah, putih, dan kuning. Motif-motif ini bukan sekadar hiasan, tetapi melambangkan keberanian, perlindungan, keseimbangan alam, serta penghormatan kepada leluhur.
Rumah Lamin telah menjadi bagian penting budaya masyarakat Dayak, terutama Dayak Kenyah yang banyak mendiami wilayah Kalimantan Timur. Salah satu Rumah Lamin yang paling dikenal berada di Desa Budaya Pampang, Kota Samarinda, yang rutin menjadi lokasi pertunjukan tari dan budaya Dayak.
Sumber: https://negerikami.id/budaya/rumah-lamin-kalimantan-3-fakta-rumah-adat-terpanjang-yang-masih-bertahan
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |