|
|
|
|
|
|
Seni Pahat Karduluk Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Seni pahat Karduluk adalah kerajinan ukiran kayu yang berasal dari Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura. Berbeda dengan sebagian besar masyarakat pesisir yang menjadi nelayan, mayoritas warga desa ini berprofesi sebagai pengrajin seni pahat kayu. Kerajinan ini tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga nuansa artistik yang tinggi, membutuhkan ketelatenan dan penjiwaan yang mendalam. Produk-produknya meliputi perabot rumah tangga seperti lemari, ranjang, bufet, kursi santai, serta souvenir dan ukiran kaligrafi.
Seni ukir telah ditekuni oleh nenek moyang warga desa Karduluk sejak puluhan tahun silam. Sejarah kerajinan ukir Karduluk sudah terkenal sejak masa kerajaan Sumenep. Seni arsitektur ukiran Karduluk bahkan ditemukan di lingkungan keraton, seperti tempat tidur raja-raja Sumenep dan perlengkapan keraton lainnya seperti kursi dan meja. Kerajinan ini telah diturunkan secara turun-temurun dan terus dilestarikan serta dikembangkan hingga kini, menjadikan Karduluk sebagai sentra ukir di Madura.
Proses pengerjaan ukiran di Karduluk melibatkan beberapa tahapan yang dikerjakan oleh orang-orang tertentu. Tahapan tersebut meliputi mengukir, merakit, menghaluskan, dan pengecatan. Saat ini, para pengukir seringkali melihat gambar atau membuat sketsa terlebih dahulu sebelum mengukir kayu untuk mempermudah dan mempercepat proses pengerjaan, terutama karena pesanan yang semakin banyak. Namun, pengrajin Karduluk di masa lalu terkenal karena kemampuan mengukir tanpa menjiplak gambar atau sketsa, mengandalkan imajinasi murni dari jiwa seni mereka.
Saat ini, diperkirakan ada kurang lebih 600 warga Desa Karduluk yang aktif menekuni seni pahat kayu. Salah satu pemilik sentra ukir, Imam Ghazali (38), merupakan generasi ketiga yang melestarikan dan mengembangkan warisan seni pahat nenek moyangnya. Ia memiliki lima belas karyawan yang terdiri dari pengukir, perakit, dan pengecat, dengan pembagian tugas yang spesifik untuk setiap tahapan pengerjaan.
Sumber: https://mamira.id/karduluk-sentra-seni-pahat-madura
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |