×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Jawa Barat

Asal Daerah

Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur

Situs Megalitik Putra Pinggan

Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Situs ini terletak di Kampung Kuta, Desa Ciranjang, Kabupaten Cianjur, di atas bukit kecil yang dibatasi oleh Sungai Cisokan di barat dan Sungai Ciranjang di timur. Ketinggian situs dari dasar sungai sekitar 50 meter. Sekitar 200 meter di selatan situs, terdapat benteng tanah setinggi 7 meter yang melindungi area yang luas. Situs ini merupakan peninggalan tradisi megalitik berupa bangunan berteras dengan menhir di atasnya, disusun dari batu-batu kali di atas teras tanah. Bangunan berundak di Ciranjang memiliki bentuk yang berbeda dari bangunan berundak lain yang ditemukan di Pangguyangan, Gunung Padang, atau Lemah Duhur, karena teras tertingginya berada di tengah, bukan di ujung. Bentuk ini mirip dengan kubur teras berundak (terrace graves) yang dilaporkan oleh Van der Hoop di dataran tinggi Pasemah.

Struktur & Bagian

  • Bangunan Punden Berundak: Bangunan utama ini berukuran 20 m x 7,5 m, berorientasi timur laut – barat daya, dan disusun dari batu-batu kali di atas teras tanah berukuran 26,30 m x 13,5 m dengan tinggi 60 cm. Terdiri dari beberapa teras.
  • Benteng Tanah: Berada sekitar 200 meter di selatan situs, antara Sungai Cisokan dan Ciranjang, dengan tinggi sekitar 7 meter, mengelilingi area yang luas.
  • Teras 1: Berukuran 75 m x 5 m, terletak di barat laut. Terdapat "Makam Srangsangbentang" atau "Makam Panjang" yang terbuat dari batu bata, berukuran 4,5 m x 6,5 m. Di ujung tenggara makam terdapat susunan batu kali menyerupai fondasi.
  • Teras 2: Teras tertinggi, berukuran 8,2 m x 7,5 m, dengan permukaan rata. Ditemukan fragmen tempayan baru yang tidak berhubungan dengan bangunan.
  • Teras 3: Berukuran 7 m x 4,5 m dengan tinggi 50 cm. Dindingnya tersusun dari batu kali untuk menahan longsor. Terdapat menhir monolit berukuran garis tengah 1,5 m dan tinggi 90 cm yang berfungsi sebagai pusat pemujaan.
  • Teras 4: Terletak di timur laut, berukuran 7 m x 6 m dengan tinggi 40 cm. Ditemukan makam dari susunan batu kali besar dan kecil berbentuk persegi panjang (3,5 m x 75 cm) dengan batu tegak di masing-masing ujungnya, serupa dengan Makam Srangsangbentang.

Fungsi & Filosofi

Peninggalan ini diduga berfungsi sebagai tempat tinggal (settlement) pada masa tradisi megalitik. Bangunan berundak di dalamnya adalah satu-satunya tempat pemujaan yang kini dikenal sebagai Makam Srangsangbentang. Menhir di Teras 3 jelas merupakan pusat pemujaan yang berkaitan dengan kultus nenek moyang. Keadaan Teras 2 yang kosong di bagian tertinggi menimbulkan spekulasi mengenai hubungan kosmologis dengan kehidupan di alam arwah yang kosong, mirip prinsip ajaran Buddha. Legenda (cerita rakyat) tentang penguburan Srangsangbentang juga sangat mendukung klasifikasi teras sebagai tempat upacara dan penguburan.

Asal

Situs ini berlokasi di Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Laporan awal tentang situs ini diumumkan oleh H.E. Steinmetz pada tahun 1899. Perbandingan dengan situs megalitik lain seperti Pugungraharjo, Jabung, dan Negara Saka menunjukkan kemiripan dengan kompleks megalitik di Negara Saka, Lampung Tengah, yang dibuat pada bekas meander sungai Way Seputih.

Sumber: https://inurwansah.my.id/2024/04/19/situs-megalitik-putra-pinggan-di-kampung-kuta-ciranjang

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

Situs Megalitik Putra Pinggan — Cerita Rakyat, Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur · source

DISKUSI


TERBARU


Wayang Gremeng

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Wayang gremeng adalah bentuk pertunjukan wayang yang dikembangkan oleh dalang Slamet Gundono. Ciri khas dari wayang gremeng adalah dimaink...

Kuliner Tempo D...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Ritual

Deskripsi Kuliner tempo dulu atau jajanan pasar merupakan makanan tradisional masyarakat Jawa yang keberadaannya tercatat dalam Serat Centhini. Kuli...

Misteri Ranu Ku...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Deskripsi Ranu Kumbolo adalah danau indah di Gunung Semeru, Jawa Timur, dengan ketinggian 2.384 mdpl. Di balik keindahannya, danau ini diselimuti ki...

Pagoda Avalokit...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong adalah tempat ibadah bagi umat Buddha yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Watugong, Se...

Bojog Menci

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Deskripsi Bojog Menci adalah sosok hantu jadi-jadian dari Bali yang dalam bahasa Indonesia berarti "Kera Bergincu". Rupanya menyerupai kera...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...