|
|
|
|
|
|
Situs Megalitik Putra Pinggan Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Situs ini terletak di Kampung Kuta, Desa Ciranjang, Kabupaten Cianjur, di atas bukit kecil yang dibatasi oleh Sungai Cisokan di barat dan Sungai Ciranjang di timur. Ketinggian situs dari dasar sungai sekitar 50 meter. Sekitar 200 meter di selatan situs, terdapat benteng tanah setinggi 7 meter yang melindungi area yang luas. Situs ini merupakan peninggalan tradisi megalitik berupa bangunan berteras dengan menhir di atasnya, disusun dari batu-batu kali di atas teras tanah. Bangunan berundak di Ciranjang memiliki bentuk yang berbeda dari bangunan berundak lain yang ditemukan di Pangguyangan, Gunung Padang, atau Lemah Duhur, karena teras tertingginya berada di tengah, bukan di ujung. Bentuk ini mirip dengan kubur teras berundak (terrace graves) yang dilaporkan oleh Van der Hoop di dataran tinggi Pasemah.
Peninggalan ini diduga berfungsi sebagai tempat tinggal (settlement) pada masa tradisi megalitik. Bangunan berundak di dalamnya adalah satu-satunya tempat pemujaan yang kini dikenal sebagai Makam Srangsangbentang. Menhir di Teras 3 jelas merupakan pusat pemujaan yang berkaitan dengan kultus nenek moyang. Keadaan Teras 2 yang kosong di bagian tertinggi menimbulkan spekulasi mengenai hubungan kosmologis dengan kehidupan di alam arwah yang kosong, mirip prinsip ajaran Buddha. Legenda (cerita rakyat) tentang penguburan Srangsangbentang juga sangat mendukung klasifikasi teras sebagai tempat upacara dan penguburan.
Situs ini berlokasi di Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Laporan awal tentang situs ini diumumkan oleh H.E. Steinmetz pada tahun 1899. Perbandingan dengan situs megalitik lain seperti Pugungraharjo, Jabung, dan Negara Saka menunjukkan kemiripan dengan kompleks megalitik di Negara Saka, Lampung Tengah, yang dibuat pada bekas meander sungai Way Seputih.
Sumber: https://inurwansah.my.id/2024/04/19/situs-megalitik-putra-pinggan-di-kampung-kuta-ciranjang
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
Situs Megalitik Putra Pinggan — Cerita Rakyat, Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur · source
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |