|
|
|
|
|
|
Tapak Tuan Tanggal 23 Sep 2026 oleh Kyas1 . |
Tapak Tuan adalah destinasi wisata alam yang terkenal di Kabupaten Aceh Selatan. Lokasinya berada di Gampong Pasar, Kecamatan Tapak Tuan. Daya tarik utamanya adalah jejak kaki raksasa di pinggir pantai yang memiliki lebar 2,5 meter dan panjang 6 meter. Untuk mencapai situs ini, wisatawan harus berjalan kaki melewati batuan karang. Meskipun telah mengalami pemugaran dengan pelapisan semen pada permukaannya, bentuk asli situs tidak berubah. Di sekitar lokasi, tersedia tempat duduk sederhana menghadap laut untuk menikmati pemandangan.
Keberadaan tapak kaki raksasa ini dianggap mistis dan menjadi legenda rakyat yang diwariskan secara turun-temurun. Cerita ini berpusat pada seorang petapa sakti bertubuh raksasa bernama Syekh Tuan Tapa. Syekh Tuan Tapa adalah seorang yang sangat taat beribadah, selalu berdzikir, dan mencintai Tuhannya. Setiap hari ia bertapa di sebuah gua di Aceh Selatan. Karena ketekunan ibadahnya, ia sering diberikan ilham tentang hal-hal gaib. Suatu hari, saat sedang bermeditasi, Syekh Tuan Tapa merasakan adanya pertempuran di lautan. Pertempuran itu melibatkan seorang raja dari Kerajaan Asralanoka di Samudra Hindia yang berusaha merebut kembali anaknya dari dua ekor naga. Syekh Tuan Tapa keluar dari gua untuk membantu raja. Konon, jejak kakinya saat melompat untuk bertarung itulah yang kini menjadi situs tapak kaki raksasa. Setelah pertempuran sengit, Syekh Tuan Tapa berhasil membunuh kedua naga dengan tongkat kayunya, dan sang raja mendapatkan kembali anaknya. Meskipun sang putri telah kembali, raja dan permaisuri memilih untuk tidak kembali ke kerajaannya dan menetap di Aceh, dekat gua Syekh Tuan Tapa, yang kemudian menjadi cikal bakal pemukiman Tapak Tuan. Tak lama setelah peristiwa itu, Syekh Tuan Tapa menghilang di suatu lokasi.
Beberapa situs lain di sekitar Tapak Tuan juga dihubungkan dengan legenda Syekh Tuan Tapa dan pertempuran melawan naga:
Legenda Tapak Tuan juga dilengkapi dengan keberadaan makam raksasa. Makam ini memiliki lebar dua meter dan panjang 15 meter, terletak di Masjid Tuo, Kelurahan Padang, Tapak Tuan. Namun, masyarakat sekitar meyakini makam Syekh Tuan Tapa yang sebenarnya berada di Kampung Padang, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan, berjarak sekitar 10 km dari jejak kaki. Makam ini terletak di belakang Masjid Tua yang kokoh dan berhadapan dengan Madrasah Aliyah Negeri 1 Tapak Tuan, dengan ukuran sangat besar, mencapai 25 meter panjangnya dan 8 meter lebarnya.
Situs wisata Tapak Tuan juga memiliki mitos yang menjadi peraturan bagi pengunjung. Wisatawan tidak boleh terlalu girang, takabur, berkata kotor, atau melakukan perbuatan tidak senonoh. Jika melanggar, dipercaya ombak akan menyeret dan menenggelamkan wisatawan.
Sumber: https://katadata.co.id/berita/daerah/6316e5c055a95/mengenal-tapak-tuan-jejak-kaki-raksasa-yang-melegenda-di-aceh-selatan
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |