×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tarian

Provinsi

Jawa Tengah

Asal Daerah

Kabupaten Kebumen

Tari Lawet

Tanggal 02 Oct 2026 oleh Kyas1 . Revisi 2 oleh Kyas1 pada 02 Oct 2026.

Asal Usul dan Makna Tari Lawet

Nama "Lawet" berasal dari sebutan burung walet yang banyak terdapat di daerah Kebumen, terutama di kawasan pesisir selatan. Burung walet dianggap sebagai simbol keberuntungan, kemakmuran, dan sumber penghidupan masyarakat pesisir, karena sarangnya bernilai ekonomi tinggi. Inspirasi ini kemudian melahirkan Tari Lawet, sebagai wujud rasa syukur sekaligus penghormatan masyarakat terhadap kekayaan alam. Tarian ini pertama kali dipentaskan pada tahun 1987 untuk memperkuat identitas seni budaya Kebumen dan kini menjadi ikon pariwisata budaya yang ditampilkan di berbagai acara.

Gerakan dan Keunikan Tari Lawet

Gerakan Tari Lawet didominasi oleh ekspresi lincah, gemulai, dan penuh dinamika, menggambarkan keceriaan burung walet yang beterbangan, saling berkejaran, dan mencari makan di alam bebas.

Kostum & Properti

Kostum yang digunakan umumnya berwarna cerah, seperti putih, biru, dan kuning, dipadukan dengan hiasan kepala yang menyerupai sayap burung untuk memperkuat kesan visual.

Iringan/Musik

Musik pengiring Tari Lawet berasal dari gamelan Jawa, namun dipadukan dengan irama dinamis yang memberikan nuansa semangat dan keceriaan.

  • Gamelan Jawa

Fungsi dan Pertunjukan

Lebih dari sekadar tontonan, Tari Lawet memiliki makna filosofis yang kuat, melambangkan kesuburan, kekayaan alam, dan kelincahan. Gerakan yang menyerupai burung walet melambangkan kerja keras dan ketekunan dalam mencari rezeki. Kehadiran burung walet dalam tarian ini juga menjadi simbol penghormatan masyarakat terhadap alam dan sumber daya yang telah memberikan kemakmuran. Tari Lawet biasanya ditampilkan dalam acara penyambutan tamu, festival budaya, hingga peringatan hari besar daerah. Kehadirannya sering kali menjadi pembuka acara karena melambangkan sambutan hangat dan keramahan masyarakat Kebumen. Selain itu, tarian ini juga berfungsi sebagai media edukasi, terutama bagi generasi muda, agar mereka mencintai dan melestarikan budaya daerahnya.

Tari Lawet sebagai Identitas Kebumen

Tari Lawet bukan hanya sekadar seni pertunjukan, tetapi juga simbol identitas masyarakat Kebumen. Pemerintah daerah menjadikan tarian ini sebagai salah satu ikon promosi budaya dan pariwisata, bahkan Kebumen mendapat julukan "Kota Lawet". Tarian ini terus dilestarikan oleh para seniman dan pegiat budaya di Kebumen, dengan sanggar tari yang melatih generasi muda, serta dukungan pemerintah daerah dalam bentuk festival, pertunjukan, dan memasukkan tari ini sebagai materi pelajaran seni di sekolah. Tari Lawet menjadi bukti bahwa seni tradisional dapat terus hidup dan berkembang seiring zaman, serta memperkenalkan keindahan, legenda, dan kekayaan budaya Kebumen kepada dunia. Tari Lawet merupakan wujud nyata bagaimana masyarakat Kebumen menjaga dan melestarikan budaya lokal yang sarat makna.

Deskripsi

Tari Lawet berasal dari Kabupaten Kebumen dan menggunakan burung lawet sebagai simbol kearifan lokal. Tarian ini melambangkan keanggunan dan kebebasan, yang merefleksikan cara hidup masyarakat yang selaras dengan alam. Penari mengenakan kostum hitam putih dan menampilkan gerakan lembut yang menyerupai kepakan sayap burung lawet. Pertunjukan ini berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan melestarikan budaya lokal.

Gerak & Struktur

Para penari menampilkan gerakan gemulai yang menyerupai kepakan sayap burung lawet.

Sumber: https://www.kebumenkab.go.id/index.php/web/article/detail/8209, https://www.indonesia.travel/id/id/travel-ideas/culture/tari-lawet

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

Tari Lawet — Tarian, Kebumen · source

DISKUSI


TERBARU


Tari Lawet

Oleh Kyas1 | 02 Oct 2026.
Tarian

Asal Usul dan Makna Tari Lawet Nama "Lawet" berasal dari sebutan burung walet yang banyak terdapat di daerah Kebumen, terutama di kawasan pe...

Otek-otekan Gan...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Alat Musik

Deskripsi Otek-otekan Gangsa Gong Kebyar merupakan alat musik tradisional, khususnya alat musik tradisional Bali. Video pembelajaran mengenai alat m...

Dramatari Wayan...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Dramatari Wayang Wong merupakan warisan terpenting dari zaman Bali klasik. Kesenian ini adalah jenis tari yang telah memiliki norma-norma...

Tari Muli Beguk...

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Muli Begukhau adalah tarian yang menceritakan para gadis Lampung yang bergembira sedang bersenda-gurau. Kata "Muli" berarti p...

Baris Jangkang

Oleh Kyas1 | 30 Sep 2026.
Tarian

Deskripsi Tari Baris Jangkang merupakan tarian yang berasal dari Desa Pelilit, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Tarian ini diciptakan ole...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...