|
|
|
|
|
|
Tari Mendulang Timah Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Tari Mendulang Timah adalah tarian kolosal dari Belitung yang menggambarkan kegiatan menambang timah secara tradisional. Tarian ini umumnya dibawakan oleh penari anak-anak dan remaja laki-laki dengan penuh keceriaan, menampilkan gerakan-gerakan mendulang timah yang atraktif dan kompak. Tarian ini sering ditampilkan dalam berbagai acara di Belitung dan selalu memukau penonton dengan kemeriahan dan kekocakannya.
Ide awal Tari Mendulang Timah berasal dari penulis novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata. Ia terinspirasi dari keprihatinannya melihat anak-anak di Belitung yang miskin dan putus sekolah karena harus bekerja di pertambangan timah pada masa kejayaan timah. Awalnya, ide ini hanya melibatkan 15 penari, namun kemudian dikembangkan oleh seniman lulusan ISI Yogyakarta menjadi tarian yang lebih kolosal. Secara utuh, tarian ini akhirnya dikreasikan oleh Sanggar Tari Belitong Lesong Batang di Kabupaten Belitung.
Para penari Tari Mendulang Timah mengenakan celana pendek tanpa baju. Sebelum tampil, badan mereka dilumuri lumpur berwarna-warni yang berasal dari campuran kaolin dan bahan pewarna kue. Properti utama yang digunakan adalah dulang, alat tradisional untuk mendulang timah.
Setelah persiapan, para penari akan berlari satu per satu ke tanah lapang, membentuk lingkaran, dan melakukan gerakan-gerakan mendulang timah menggunakan dulang. Gerakan tarian ini terbilang atraktif dan kompak, sering diiringi dengan suara dan teriakan dari para penari, menambah kemeriahan suasana.
Tarian ini berfungsi untuk menggambarkan aktivitas mendulang timah secara tradisional yang dulu merupakan kegiatan utama masyarakat Belitung. Tarian ini juga merefleksikan kehidupan para penambang timah, termasuk anak-anak, yang lekat dengan sejarah pertambangan timah di Belitung sejak tahun 1852.
Tari Mendulang Timah dilakukan secara beramai-ramai, dengan jumlah penari yang bisa mencapai ratusan, menjadikannya tarian yang sangat meriah.
Tarian ini dapat disaksikan di berbagai gelaran di Belitung, seperti Belitung Beach Festival dan Festival Laskar Pelangi. Pada Festival Laskar Pelangi tahun 2015, Tari Mendulang Timah menjadi puncak rangkaian pentas seni budaya dari masyarakat Belitung dan mendapat perhatian besar, termasuk dari penonton mancanegara.
Sumber: https://www.belitungisland.com/news/tari-mendulang-timah,-tarian-kolosal-di-belitung-yang-meriah
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |