|
|
|
|
|
|
Tombak Se Serrang Dayung Tanggal 27 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Se Serrang Dayung adalah sebuah tombak pusaka yang diberikan oleh Raja Cirebon kepada Raden Bugan, yang kemudian dikenal sebagai Raden Wongsojoyo atau Pangeran Yudonegoro. Tombak ini memiliki kekuatan supranatural yang terbukti saat digunakan sebagai dayung untuk menggerakkan perahu yang tak bisa bergerak.
Raden Bugan, yang menjadi yatim setelah ayahnya Pangeran Cokronegoro wafat akibat invasi Mataram atas Madura, diasuh dan dibesarkan oleh Raja Cirebon sebagai anak angkat. Saat kembali ke Madura, Raden Bugan dibekali tombak pusaka ini oleh Raja Cirebon. Nama "Se Serrang Dayung" diberikan sendiri oleh Raden Bugan setelah ia menggunakannya sebagai dayung untuk menggerakkan perahunya yang terjebak tanpa angin. Tombak ini kemudian menjadi pusaka Keraton Sumenep setelah Raden Wongsojoyo berhasil merebut kembali tahtanya dengan bantuan Pangeran Trunojoyo.
Selain berfungsi sebagai senjata pusaka, tombak ini juga pernah digunakan sebagai dayung untuk membantu Raden Bugan dan Kiai Cirebon menyelesaikan perjalanan laut mereka ke Sumenep. Tombak ini menjadi simbol kekuatan dan pusaka Keraton Sumenep di bawah pemerintahan Raden Wongsojoyo.
Sumber: https://mamira.id/jadi-anak-angkat-raja-cirebon-pangeran-dari-madura-ini-mendapat-warisan-pusaka-bertuah
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |