×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Permainan Tradisional

Elemen Budaya

Permainan Tradisional

Provinsi

DKI Jakarta

Asal Daerah

Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta

Ucing-ucingan

Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Ucing-ucingan adalah permainan tradisional yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Permainan ini menggambarkan perburuan anjing yang mengejar kucing di dalam sebuah lingkaran yang dibentuk oleh tangan-tangan para pemain yang saling berpegangan.

Jumlah Pemain

Permainan ini biasanya dimainkan oleh sekitar 10 orang anak laki-laki dan perempuan berusia antara 9-12 tahun. Pemain akan dibagi menjadi kelompok kucing, kelompok anjing, dan seorang wasit atau pemberi komando.

Cara Bermain

  1. Tentukan siapa yang akan menjadi kucing, anjing, dan pagar tangan. Wasit akan merentangkan telapak tangan kanannya, dan para pemain akan menaruh jari telunjuk di atasnya sambil diiringi pantun: "Wer…wer... tak Ting lipiot tulang bawang Siapa kejepit masuk lubang".
  2. Saat pantun selesai diucapkan, para pemain harus menarik jari telunjuk secepat mungkin agar tidak terjepit. Jika jari telunjuknya tercepit, ia menjadi kucing atau anjing. Jika 2-3 jari tercepit, undian diulang sampai hanya satu jari yang tertangkap.
  3. Pemain yang terpilih menjadi kucing akan berada di dalam lingkaran, dan yang menjadi anjing berada di luar lingkaran.
  4. Setelah wasit memberi aba-aba, anjing akan berusaha menerobos pagar (melepaskan pegangan tangan para pemain) untuk menangkap kucing.
  5. Jika anjing berhasil menerobos pagar dan menangkap kucing, maka peran mereka akan digantikan oleh pemain lain yang sebelumnya berperan sebagai pagar. Permainan berlanjut sampai para pemain lelah dan berhenti.

Sumber: https://uun-halimah.blogspot.com/2017/04/permainan-ucing-ucingan.html

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Asal Mula Gunun...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Dahulu kala, Pulau Jawa dipercaya dalam keadaan miring, sehingga para dewa di kahyangan, termasuk Batara Guru dan Batara Narada, berencana me...

Mak Kopi

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Kisah Hidup Mak Kopi adalah gadis Betawi keturunan Tionghoa dari Ciracas. Ia menikah dengan Hadi, anak dari seorang mubaligh Demak dan gadis setempa...

Soto Ayam Santa...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Soto Ayam Santan Medan adalah kuliner khas Medan yang memiliki kuah kental dan berwarna kuning pekat karena penggunaan santan dan kunyit....

Gordang

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Alat Musik

Deskripsi Gordang adalah alat musik tradisional berbentuk gendang yang berasal dari Sumatera Utara. Alat musik ini telah menjadi bagian dari masyara...

Rebana Biang

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Alat Musik

Deskripsi Rebana biang adalah salah satu seni budaya Betawi yang populer di Jakarta, dan dikenal sebagai "terbang" di daerah Jawa. Alat musi...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...