|
|
|
|
|
Dahulu kala, di sebuah daerah di Riau, hiduplah seorang ibu dan anak gadisnya yang cantik jelita bernama Umbut Muda. Sejak kecil, Umbut Muda dimanjakan oleh ayahnya yang seorang saudagar kaya. Setelah ayahnya meninggal saat ia remaja, sifat manja Umbut Muda semakin menjadi-jadi. Ia memperlakukan ibunya seperti pembantu, meminta dilayani setiap hari, dan bahkan memarahi ibunya karena hal-hal kecil seperti telur goreng yang lama matang atau sisir yang tidak ditemukan. Kecantikan Umbut Muda yang terkenal ke pelosok negeri membuatnya semakin sombong, culas, dan sama sekali tidak menghargai ibunya. Ibunya hanya bisa menangis dalam hati melihat perlakuan anaknya. Umbut Muda tidak pernah membelikan ibunya pakaian baru, meskipun ia punya banyak harta warisan. Ibunya menenun songket untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena Umbut Muda tidak pernah memberikan sepeser pun harta warisan ayahnya. Suatu hari, Umbut Muda meminta ibunya memetik mangga yang sudah ranum. Karena tidak ada alat, ibunya memanjat pohon, namun terjatuh. Bukannya menolong, Umbut Muda malah memarahi ibunya, mengatakan itu adalah hukuman karena tidak ikhlas melakukan sesuatu untuk anaknya. Meskipun air mata menetes, ibunya tetap kembali memanjat pohon dan memetik mangga untuk Umbut Muda. Di lain waktu, Umbut Muda diundang ke pernikahan putri seorang bangsawan. Ia memerintahkan ibunya untuk mengenakan pakaian sederhana dan bertugas sebagai tukang payung baginya, sementara Umbut Muda sendiri mengenakan pakaian sutra terbaik dan perhiasan paling mahal, berdandan bak putri raja.
Cerita ini berasal dari salah satu daerah di Riau.
Sumber: https://minangel.wordpress.com/2010/11/10/umbut-muda, https://folklor.kosabudaya.id/cerita-rakyat/legenda/si-umbut-muda
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |