|
|
|
|
|
|
2_Kidung Jatimulya Tanggal 17 May 2018 oleh Sobat Budaya. |
Kidung ini dianggap sakral dan merupakan “lagu wajib” yang harus dilagukan di awal ritual. Tahap ini seperti halnya adegan jejeran dalam wayang kulit yakni dalam bentuk metrum macapat Dhandhanggula. Pembawaan lagu selalu khidmat dan tidak ada yang bergurau. Pada saat dilagukan Kidung Jatimulya, keadaan ritual menjadi tidhem (diam), mendengarkan, merasakan, dan menghayati kedalaman makna Kidung menurut persepsi masing-masing. Dengan cara itu, terbukalah nalar weningnya (pikiranjernih) untuk menerima gaib.
Kidung Jatimulya adalah “lagu wajib” yang digunakan sebagai pembuka ritual. Melalui Kidung yang sakral tersebut, pelaku spiritual berkeyakinan bahwa Tuhan akan semakin sayang kepada hambanya. KidungJatimulya juga dipercaya sebagai upaya membuka gaib Tuhan. Para pelaku spiritual yakin bahwa Tuhan memang merahasiakan tiga hal, yaitu: siji pesthi, lorojodho, dan telu tibaning wahyu. Ketiga hal ini, oleh pelaku spiritual selalu diwiradati (disiasati) dengan cara seperti orang ‘ketuk pintu’ menggunakan lantunan Kidung Jatimulya
Sumber : budayajawa.id/kidung-jatimulya/
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |