×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Asal Daerah

Desa Kukuh, Marga, Tabanan

3 - Pura Dalem Kahyangan Kedaton

Tanggal 18 May 2018 oleh Sobat Budaya.

Pura ini terletak di Desa Kukuh, Marga, Tabanan, kira-kira 18 km. kearah barat laut dari kota Denpasar dan dapat dicapai dengan mudah sekali melalui kota Kediri kea rah utara sejauh 5 km. kemudian membelok ke timur menuju pura (sekitar 300 m.). di depan pura terdapat sejumlah warung-warung souvenir, makanan dan minuman dan fasilitas lainnya bagi para pengunjung. Ketika telah berada didepan pura, maka akan tampak dengan jelas, bahwa pura ini dibangun tersembunyi di dalam hutan belantara kira-kira seluas 6,5 ha. Yang disebut Alas Kedaton, artinya “hutan milik kerajaan”. Kenyataan ini mengandung makna simbolis, yaitu Pura Dalem Kayangan Kedaton sebagai tempat suci sengaja dibangun ditempat yang dapat memberikan ketenangan dan keheningan batin, jauh dari kehidupan duniawi yang materialistic.

            Penyelidikan arkeologi menunjukkan, bahwa pura ini tergolong peninggalan purbakala yang sudah tua, yang mula-mula hanya merupakan tempat pemujaan prasejarah atau prahindu yang sederhana dari masa berkembangnya tradisi megalitik, yaitu berupa beberapa buah menhir kecil, susunan batu kali dan arca berciri megalitik yang sampai sekarang masih berfungsi sakral  bagi masyarakat setempat untuk memohon keselamatan kepada kekuatan alam dan arwah leluhur. Selain kekunaan di atas, di dalam pura ini ditemukan juga bukti-bukti dari jaman sejarah ketika pengaruh agama Hindu sudah meluas di seluruh Bali, yaitu lingga semu, arca Durga Mahisasuramardini dan arca Ganesa yang duduk di atas dua ekor naga. Menarik perhatian, ialah arca Ganesa ini yang duduk di atas dua ekor naga, adalah candrasengkala yang secara simbolis berarti tahun 1286 Saka atau 1364 M, yang mungkin menyatakan tahun pembangunan Pura Dalem Kayangan yang berfungsi sebagai media pemujaan yang sakral hingga dewasa ini bagi masyarakat setempat.

            Penyelidikan di lapangan telah berhasil mendapatkan bukti-bukti adanya kearifan lokal masyarakat Bali seperti yang tersimpan dalam berbagai keunikan di pura ini, yaitu halaman jeroan atau utamaning mandala yang merupakan bagian yang paling suci, ternyata lebih rendah dari halaman lainnya yang dilengkapi dengan empat buah pintu masuk dari empat arah mata angina. Keunikan lainnya tampak pada waktu piodalan, yaitu upacara ini dipimpin oleh seorang pemangku (pendeta), dilaksanakan pada siang hari dan harus selesai sebelum sang surya terbenam.lebih unik lagi, ialah dalam upacara ini tidak diperkenankan memakai api, kwangen, penjor, dan juga tidak boleh mengadakan tabuh rah. Masih ada keunikan lain yang menarik, ialah untuk kelengkapan upacara hanya boleh digunakan ceniga yang dibuat dari daun pisang mas, sedangkan ditempat lainnya di Bali dibuat dari janur.

 

            Selain keunikan di atas,masih ada juga yang perlu dikemukakan di sini mengenai Pura Dalem Kayangan Kedaton, ialah lokasinya yang tersembunyi di dalam hutan belantara yang dihuni oleh puluhan kera. Kadang-kadang kera ini menimbulkan kegaduhan yang memecahkan ketegangan, ketika berebut makanan di antara sesamanya. Hutan belantara ini yang dilindungi oleh Desa Pekraman meliputi lebih dari 24 macam pepohonan, ternyata telah turut menciptakan ketenangan bagi pengunjung. Di antara cabang ranting-ranting pepohonan tadi, tampak puluhan kelelawar bergantungan seakan-akan sedang berlomba mengadu kekuatan, ketangkasan, dan ketahanan bergantungan. Berada dalam Pura Dalem Kayangan Kedaton dengan suasana seperti tersebut di atas sungguh merupakan suatu kesempatan untuk menikmati kesucian, ketenangan, dan keindahan alam yang belum dilanda pencemaran, barangkali tidak akan dijumpai di tempat lainnya.

 

Sumber:

https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbbali/2016/05/25/pura-dalem-kayangan-kedaton/

DISKUSI


TERBARU


Terong Sambal B...

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 3 buah terong 1 papan pete, kupas 1 sdt gula pasir 1 sdt kaldu bubuk 1/4 sdt garam 1/4 sdt penyedap Bahan sambal 5 siung bawan...

Tumis Cumi Hita...

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 1/2 kg cumi 5 siung bawang merah 3 siung bawang putih 3 Cabai merah keriting 15 Cabai rawit (bisa sesuai selera) 2 daun jeruk 2 r...

Balado Tahu Tel...

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Balado Tahu Telur Puyuh adalah hidangan yang memadukan telur puyuh dan tahu yang dimasak dengan bumbu balado. Resep ini sangat populer, te...

Sayur Tettu'

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 1 ikat daun ubi (ditumbuk kasar) 1 buah jantung pisang diiris halus 1 buah kelapa untuk santan (dibagi 2 kental dan encer) 1 ruas le...

Sambal Cemeding...

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Sambal Cemeding Daun Ubi adalah sambal khas Rembang yang menggunakan petis ikan sebagai ciri khasnya. Petis ikan ini berasal dari kuah ika...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...