|
|
|
|
|
|
Asal Usul Nama Beji dan Kisah 7 Sumur Keramat di Depok Tanggal 09 Jul 2018 oleh Deni Andrian. |
Tak semua warga Depok tahu asal-usul sebuah daerah di dekat Universitas Indonesia (UI) yang diberi nama Beji. Tak banyak yang tahu pula bahwa di Beji terdapat tujuh sumur keramat yang airnya berasal dari mata air yang dijadikan cagar budaya.
Ternyata penamaan daerah Beji dan keberadaan tujuh sumur keramat diyakini oleh penduduk asli punya keterkaitan. Kisahnya berawal dari penyebaran agama Islam oleh seorang tokoh di Kota Depok.
"Jadi ini (sumur) peninggalan auliya (wali Allah)," kata Ketua RT 001 RW 012 Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat, M Satiri kepada detikcom di Cagar Budaya Sumur Ke-1 Mbah Raden Ujud Beji, Depok, Rabu (18/1/2017).
"Karena dulu Depok ini hutan dan di dataran bawahnya persawahan. Saat musim kemarau, sawah di sini kering sehingga seorang auliya bernama Mbah Raden Ujud Beji bersemadi minta sama Yang Kuasa untuk dikeluarkan air dari tanah, untuk mengairi sawah-sawah," sambung dia.
Pantauan di Sumur Keramat Ke-1, sumur yang dimaksud Satiri tak terlihat seperti sumur pada umumnya, yang berbentuk tabung raksasa bertembok batu atau semen. Permukaan sumur tersebut berbentuk kolam persegi dan dasarnya dipenuhi lumut.
Air di dalamnya terlihat sangat jernih bahkan dapat merefleksikan bayangan benda di atas permukaannya dengan sangat jelas jika terdapat siraman cahaya. Di sumur tersebut, berenang ikan-ikan kecil pemakan lumut.
Satiri sebagai keturunan ke-3 sesepuh Beji, Engkong Si'in, bercerita doa Mbah Raden Ujud Beji dikabulkan Allah lewat munculnya tujuh mata air yang tersebar di Kelurahan Beji.
Mbah Raden Ujud Beji adalah auliya asal Cirebon yang menyiarkan agama Islam di Depok. Dialah yang menjadi buron tentara Belanda saat zaman penjajahan dan lari ke dalam hutan dan permukiman pedagang Tionghoa untuk bersembunyi. Ia kemudian mendirikan sebuah padepokan untuk mengajarkan nilai-nilai Islam.
"Dia adalah salah satu tokoh Islam di Depok. Penyebar agama Islam. Beliau aslinya perantauan Cirebon yang bermusafir hingga ke sini. Saat dikejar Belanda, Mbah Raden Ujud Beji selamat, karena dia masuk ke hutan dan ke permukiman warga Tionghoa yang sekarang disebut Pondok Cina," jelas Satiri.
Sumur keramat di Depok (Audrey/detikcom) |
Sumur keramat di Depok (Audrey/detikcom) |
Sumur keramat di Depok (Audrey/detikcom)
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |