|
|
|
|
|
|
Badikia Rabano Tanggal 10 Aug 2018 oleh OSKM18_16518228_Mitra Sofiyati. |
Badikia rabano adalah kesenian musik dari Sumatera Barat yang menggabungkan unsur adat dan agama. Badikia rabano berasal dari kata badikia yang artinya berzikir, dan rabano yang artinya rebana. Jadi badikia rabano adalah melakukan doa serta puji pujian kepada Allah SWT dan shalawat kepada Nabi Muhammad saw dengan diiringi musik dari rebana.
Pada awalnya badikia hanya dilaksanakan untuk memperingati maulid Nabi saw yaitu pada malam sebelum 12 Rabiul Awal. Namun kini, terkadang badikia juga dilakukan pada hari keagamaan lainnya seperti Isra’ Mi’raj dan perayaan tahun baru hijriah. Menurut kebiasaan, badikia dilaksanakan setelah shalat Isya dan berakhir pada Subuh keesokan harinya. Badikia dimainkan oleh kaum laki-laki minangkabau di dalam masjid atau surau dengan formasi duduk melingkar.
Sebelum badikia dimulai biasanya para pendikia akan membakar kemenyan dan berbasa-basi tentang siapa yang akan menjadi pemimpin dikia atau yang disebut dengan pangka tuo. Setelah itu dikia dimulai oleh pangka tuo dan diikuti oleh pendikia lainnya secara serentak. Pembacaan puji-pujian dalam dikia ini cukup unik karena iramanya yang khas terkadang dengan vokal melengking-lengking meninggi dan saat turun seperti orang menggumam serta ada kalanya sambung menyambung, mengumandanglah shalawat kepada Nabi Muhammad saw. Seterusnya akan dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup Nabi saw dan badikia ditutup dengan doa.
Selain untuk peringatan acara keagamaan, badikia juga ditampilkan sebagai pengiring pengantin dari tempat akad nikah ke rumah sang pengantin. Badikia juga sering ditampilkan pada malam resepsi pernikahan.
Sayangnya tradisi badikia saat ini sudah jarang dilakukan, terutama sebagai hiburan pada resepsi pernikahan. Tradisi ini malah tergeser oleh budaya organ tunggal. Selain itu badikia sekarang hanya diikuti oleh para laki-laki tua saja dan sudah hampir tidak ada pemuda yang mau ikut serta, padahal badikia ini sangat bagus untuk menanamkan nilai nilai adat serta agama pada mereka.
#OSKMITB2018
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |