×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Ritual

Hari Raya Tumpek Landep

Tanggal 16 May 2018 oleh Sobat Budaya.

Satu lagi yang secara rutin dilakukan oleh masyarakat Hindu ialah Hari Raya Tumpek Landep. Upacara ini dilaksanakan setiap 6 bulan sekali dalam sistem pengkalenderan Hindu atau 210 hari sekali. Tujuannya ialah untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang termanifestasi dalam wujud Dewa Senjata (Pasupati).
 
Upacara ini telah dilakukan secara turun-temurun hingga kini, dimana dengan semakin majunya zaman berbagai benda yang mengandung unsur besi sebagaimana yang terkandung dalam makna kata “Landep” sendiri diberikan hiasan khusus dari janur yang disebut dengan Tamian. Ketika dalam perhelatan upacara tersebut, benda-benda yang mengandung unsur logam dijadikan sebagai sajen supaya bisa mempermudah dan memperlancar berbagai kegiatan manusia dalam menjalani segala aktifitas kesehariannya.
 
Bali ialah suatu daerah yang kental sekali perpaduan unsur budaya, adat istiadat, maupun kepercayaan, sehingga ketika Anda datang ke Bali bukan hanya bisa menyaksikan berbagai keindahan alam yang mewujud dalam pantai, laut, gunung, lembah, sungai, namun juga keunikan dan kekhasan lainnya dari masyarakat yang ada disini. Salah satunya, kalau bertepatan waktunya, Anda bisa menyaksikan upacara pada Hari Raya Tumpek Landep ini.
 
Makna Landep
 
Apa sesungguhnya makna dari kata Landep itu sendiri? Secara arti kata, Landep bermakna tajam. Sehingga Tumpek Landep banyak yang mengartikan bahwa bentuk ucapan terima kasih manusia kepada Sang Hyang Widhi Wasa yang telah memberikan berbagai kemudahan serta—utamanya ketajaman fikiran. Adapun ketajaman itu laiknya senjata yang memiliki bentuk lancip semisal keris, tombak, maupun pedang yang begitu berbahaya jika dipergunakan untuk hal negatif.
 
Atau dalam pengertian lainnya, bahan logam semisal besi, perak atau perunggu dan sejenisnya biasanya digunakan untuk mempermudah berbagai pekerjaan manusia dalam menjalankan segala kesehariannya. Patut dicatat bahwa Hari Raya Tumpek Landep merupakan rangkaian dari hari raya-hari raya lainnya yang apabila diurutkan akan menjadi Hari Raya Galungan, Hari Raya Kuningan, Hari Raya Saraswati, Hari Raya Siwaratri dan Hari Raya Tumpek Landep.
 
 
Sumber:
http://bali.panduanwisata.id/pura-hindu-bali/memohon-keselamatan-di-hari-raya-tumpek-landep/

DISKUSI


TERBARU


Terong Sambal B...

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 3 buah terong 1 papan pete, kupas 1 sdt gula pasir 1 sdt kaldu bubuk 1/4 sdt garam 1/4 sdt penyedap Bahan sambal 5 siung bawan...

Tumis Cumi Hita...

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 1/2 kg cumi 5 siung bawang merah 3 siung bawang putih 3 Cabai merah keriting 15 Cabai rawit (bisa sesuai selera) 2 daun jeruk 2 r...

Balado Tahu Tel...

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Balado Tahu Telur Puyuh adalah hidangan yang memadukan telur puyuh dan tahu yang dimasak dengan bumbu balado. Resep ini sangat populer, te...

Sayur Tettu'

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 1 ikat daun ubi (ditumbuk kasar) 1 buah jantung pisang diiris halus 1 buah kelapa untuk santan (dibagi 2 kental dan encer) 1 ruas le...

Sambal Cemeding...

Oleh Kyas1 | 27 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Sambal Cemeding Daun Ubi adalah sambal khas Rembang yang menggunakan petis ikan sebagai ciri khasnya. Petis ikan ini berasal dari kuah ika...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...